ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh utara

Kasus Pembunuhan Janda Tua di Aceh Utara, Mertua Sering Minta Uang Nasrul Bunuh Ibu Kandung

Kamis, 18 Juni 2020 13:44 WIB
LHOKSUKON – Penyidik Reskrim Polres Aceh Utara terus mendalami kasus pembunuhan janda Fatimah (63) yang dilakukan anak kandungnya, Nasrul (43) di Desa Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Senin 8 Juni 2020.


Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto melalui Kasat Reskrim, AKP Rustam Nawawi yang ditanyai Prohaba, Rabu (17/ 6/2020) menyebutkan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Namun, motifnya diduga karena faktor ekonomi. 


Menurut pengakuan tersangka Nasrul kepada penyidik, dia nekat membunuh ibu kandungnya karena terdesak keperluan uang karena ibu mertuanya sering meminta uang kepadanya. “Tersangka mengaku mertuanya sering meminta uang pada dirinya, karena tak ada uang maka dia pun meminta kepada ibu kandungnya,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Utara, AKP Rustam Nawawi. 


Menjelang kejadian pada Senin pagi, 8 Juni 2020, tersangka Nasrul pulang ke rumah ibunya. Dia sempat meminta uang Rp 300.000. Namun, karena ibunya menjawab tak memiliki uang sebanyak itu, ia pun meminta Rp 20.000 untuk membeli rokok. Karena tak mendapatkan apa yang dia minta, akhirnya Nasrul nekat menggorok leher ibunya yang sudah tua renta itu. 


Untuk kepentingan proses penyelidikan, polisi sudah memanggil sejumlah saksi lainnya untuk dimintai keterangan terkait motif sebenarnya dari kasus pembunuhan sadis itu.  Seperti diberitakan, janda tua bernama Fatimah (63), tinggal sendiri di rumahnya, Dusun 1 Tgk Mak Amin, Desa Meunasah Panton, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. 


Sehari-hari janda tua itu hidup dari belas kasihan orang lain dengan cara meminta sedekah. Karenanya kematian janda miskin itu sempat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Akhirnya, polisi berhasil menguak tabir kematiannya. Ternyata tersangka pembunuh adalah anak kandungnya sendiri. (jaf)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site