ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / kutaraja

Asrama Mahasiswi Subulussalam di Banda Aceh Dibobol Maling

Jumat, 5 Juni 2020 12:39 WIB

BANDA AACEH - Asrama mahasiswi Subulussalam di Kota Banda Aceh diduga diobrak-abrik maling saat tempat itu kosong karena mahasiswa pulang kampung selama libur akibat pandemi Covid-19.

 

Asrama mahasiswa itu beralamat di Lorong Metro, Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang mahasiswi asal Subulussalam, Siti Kembang Ati, mahasiswi FKIP Universitas Syiah Kuala yang sudah balik ke Banda Aceh pada Rabu (4/6/2020).

 

Setiba di Banda Aceh, Siti tidak langsung balik di asrama, melainkan tinggal di salah satu rumah temannya.

 

Pukul 09.00 WIB kemarin, Siti berniat meletakkan barang di asrama tersebut. Namun, setibanya di asrama pukul 09.30 WIB, Siti terkejut karena kondisi asrama sangat berantakan. Hampir semua pintu asrama yang berada di lantai satu dan dua dalam keadaan terbuka.

 

Saat ditemui Prohaba, Kamis, (4/6/2020), Siti mengatakan ia sempat tidak berani masuk ke asrama lantaran sendirian dan melihat kondisi asrama yang berantakan. “Ya awalnya nggak berani masuk, tapi aku beranikan diri saja untuk merekam situasi asrama. Aku nggak mau nutup pintu asrama yang sudah dibuka maling, aku biarkan aja, takut juga nanti aku ninggalin sidik jari di situ," ujar Siti.

 

Sebelum pulang kampung, ia sudah mengingatkan teman-temannya untuk mengamankan barang-barang. Tapi, ada beberapa temannya yang menyimpa sepeda motor di dalam kamar.

 

"Itu kan mengundang maling namanya,” kata Siti.

 

Mahasiswa Prodi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah ini juga sempat merekam kondisi asrama.

 

Dalam video berdurasi 2 menit 17 detik itu terlihat pintu asrama sudah terbuka. Pakaian tampak berserakan di lantai, pintu lemari seluruhnya juga dalam kondisi terbuka. Bahkan di ujung pintu kiri yang juga berdekatan dengan toilet, terlihat sepeda yang diletakkan di bagian ujung asrama.

 

“Sepeda itu kayaknya mau diambil maling, tapi dia nggak bisa bawa lantaran besar, mungkin dia letakkan di ujung dulu biar besok bisa diambil pikirnya,” Siti menduga.

 

Ada beberapa pintu kamar yang tidak terbuka. Pintu itu berada di ujung lorong kanan asrama.

 

Kemungkinan, maling tidak membuka kamar itu karena posisinya di ujung dan dekat dengan permukiman warga.

 

"Bisa jadi dia nggak berani bobol pintunya karena takut terdengar oleh warga sekitar,” tambahnya.

 

Dalam video itu juga terlihat barang-barang seperti kompor gas yang sudah berserakan di atas lantai.  “Saat aku pulang kampung tanggal 17 Mei, kondisi asrama masih rapi. Sepertinya maling itu bobol saat Lebaran, sebab tempat itu kan sunyi. Ibu-ibu  yang dekat asrama pada pulang kampung,” kata Siti.

 

"Gak tau barang apa aja yang diambil, karena teman-teman lain pun belum balik ke Banda Aceh, jadi ga tau barang mereka apa aja yang hilang. Karena ini menyangkut aset asrama yang rusak dan fasilitas masing-masing yang dibawa lari seperti tabungan dalam celengan, kompor gas, pintu dirusak, dan seng dibobol,” tambah Siti.

 

Maling itu pun diduga telah masuk melewati tangga yang berada di luar asrama sebelah kiri dan kanan, di mana tangga itu dapat menghubungkan kedua lantai secara langsung.

 

“Maling itu kayaknya masuk lewat tangga luar, karena tangganya cuma ditutup sama seng dan langsung terhubung ke atap. Jadi, dia naik dari atap yang berada di lantai dua,” sambung Siti.

 

Video yang sama juga diunggah akun instagram @subulussalam.id, Rabu, (3/6/2020).

Hingga kini, video tersebut telah ditonton lebih dari 2.000 kali tayangan oleh warganet.  (firdha ustin)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site