ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / pidie

Tersulut Isu Penculikan Anak, Wanita Pidie Diamuk Massa

Minggu, 15 Maret 2020 16:16 WIB

SIGLI – Isu penculikan anak berimbas kepada seorang wanita bernama Rohana (40), warga Beureueh, Kecamatan Mutiara, Pidie. Perempuan berkulit hitam manis ini diamuk massa karena gerak‑geriknya mencurigakan di tengah isu penculikan anak yang terus merebak.

 

Amuk massa terhadap korban terjadi di Gampong Unoe U Bungkong, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, Sabtu (14/3). Beruntung, pada saat‑saat kritis itu polisi datang dan secepatnya mengamankan korban dari kejadian yang lebih buruk.

 

Prohaba mengetahui kejadian itu setelah menyebar video di media sosial memperlihatkan seorang wanita diamuk massa. Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, aksi penghakiman itu terjadi karena gerak‑gerik si wanita sangat mencurigakan. Apalagi sekarang sedang santer isu penculikan anak.

 

Wanita yang jadi sasaran kemarahan massa itu diketahui berasal dari Beureueh, Kecamatan Mutiara, Pidie. Dalam rekaman video berdurasi 1,4 menit itu, terlihat wanita tersebut mengenakan kerudung hitam, baju kuning dan celana pink. Dia dikerubungi massa. Bahkan, kedua tangan dan kakinya sempat diikat. Namun tak lama kemudian polisi tiba di TKP dan mengamankan korban.

 

Kapolres Pidie, AKBP Andy NS Siregar SIK melalui Kapolsek Glumpang Baro, Ipda Syahrizal mengatakan, kasus itu berawal ketika masyarakat melihat wanita itu jalan kaki melintasi jalan Gampong Unoe U Bungkok. Karena gerak‑geriknya mencurigakan, apalagi sedang merebak isu penculikan anak, sehingga wanita itu langsung ditangkap. “Akibatnya, terjadilah aksi penghakiman oleh massa, namun polisi bertindak cepat sehingga korban berhasil diamankan,” kata Ipda Syahrizal.

 

Kapolres Pidie, AKBP Andy NS Siregar SIK membenarkan terjadinya kasus amuk massa di kawasan Gampong Unoe U Bungkong, Kecamatan Glumpang Baro, Pidie, Sabtu (14/3).

 

“Masyarakat mencurigai gerak‑gerik wanita itu dan langsung menghubung‑hubungkan dengan isu penculikan anak. Akibatnya terjadilah penghakiman terhadap korban. Padahal korban bukan penculik tetapi mengalami gangguan kejiwaan,” kata AKBP Andy NS.

 

Menurut Kapolres Pidie, polisi yang tiba di TKP secepatnya mengamankan wanita itu dari hal‑hal yang lebih fatal dan membawanya ke Mapolsek Glumpang Baro. Berdasarkan penelusuran identitas yang dilakukan polisi diketahui wanita itu bernama Rohana berumur lebih kurang 40 tahun berasal dari Beureueh, Kecamatan Mutiara.

 

"Pihak keluarga datang ke Mapolsek Glumpang Baro menjemput wanita tersebut,” ujar Andy.

 

Berdasarkan pengakuan keluarga, wanita tersebut mengalami gangguan jiwa dan sudah pernah dirawat di rumah sakit jiwa. "Mengacu pada kasus ini, kami imbau masyarakat jika ada orang yang dicurigai hendaknya dilapor atau diserahkan ke polisi, jangan makin hakim sendiri," demikian Kapolres Pidie, AKBP Andy NS. (naz)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site