ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / langsa

Seorang Mahasiswi Dibegal di Jalan Sunyi

Jumat, 13 Maret 2020 15:40 WIB

LANGSA - Seorang mahasiswi, Harum Nirwana (23), warga Gampong Serba Jadi, Kebon Ireng, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, Kamis (12/3/2020) siang dibegal saat hendak pulang ke rumahnya.

Akibatnya, korban mengalami luka parah karena ditusuk memakai pisau di bagian ketiak dan lutut kirinya. Korban kemudian dirawat di RSUD Kota Langsa.

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK, melalui Kapolsek Langsa Timur, AKP Suparwanto MH mengatakan, saat itu sekitar pukul 13.30 WIB Harum sedang menuju rumahnya sepulang dari kampusnya, Universitas Samudra (Unsam) Langsa.

Saat korban mengendarai sepmor Honda Vario di jalan sunyi Gampong Suka Jadi, Makmur Kebun Ireng, tiba-tiba datang orang yang mengadang laju kendaraannya.

Karena merasa terancam, Harum nekat menerobos adangan pelaku, namun pelaku berhasil menunjang korban hingga terjatuh ke jalan.

Lalu pada saat bersamaan, lewat sejumlah warga dan melihat kejadian itu, langsung meneriaki pelaku.  Alhasil, pelaku tak berhasil merampas barang berharga milik korban, seperti handphone, sepmor, dan lainnya.

Pelaku langsung kabur ke arah kebun milik warga di sekitar jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di daerah itu.

"Korban kemudian dirawat di RSUD dan anggota kita masih di lapangan untuk mengejar pelaku,” ujarnya.

Satu jam kemudian dilakukan penyisiran di kawasan larinya tersangka dan polisi berhasil menangkapnya saat bersembunyi di kebun warga, di sekitar lokasi kejadian. Tepatnya di ruas jalan menuju tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Ketika itu, tersangka tak tahu harus lari ke mana lagi karena sudah dikepung oleh masyarakat dan anggota kepolisian.

Pelakunya ternyata seorang pemuda, berinisial TJ (24). Ia mengaku pergi ke lokasi bersama seorang temannya.

Kapolsek Langsa Timur, AKP Suparawanto SH tadi malam mengatakan, tersangka TJ mengaku bahwa ia diantar temannya ke lokasi sebelum menunggu korban di jalan Gampong Suka Jadi Kebun Ireng.

"Sebenarnya ia tidak mengenal benar lokasi itu, karena tersangka TJ bukan warga daerah ini (Langsa). Itu sebab ia diantar oleh temannya ke sana sesuai pengakuan TJ kepada penyidik," ujarnya.

Berdasarkan pengakuan terbaru tersangka tadi malam ia sudah sepuluh kali melakukan aksi kekerasan dan terlibat pencurian sepmor di wilayah Langsa. Polisi sedang berupaya membuktikan pengakuan tersangka. (zb)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site