ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat

Warga Mugo Tewas, Dua Rekan Korban Menghilang

Minggu, 12 Januari 2020 16:13 WIB

MEULABOH – Penyebab kematian Benseh (52), warga Gampong Mugo, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat masih misterius. Pihak keluarga menilai banyak kejanggalan di balik kematian korban apalagi dua rekan Benseh yang diharapkan bisa menjadi saksi malah menghilang.

 

Seperti diberitakan Prohaba sebelumnya, pada Jumat (10/1) sore, Benseh ditemukan meninggal setelah dinyatakan hilang sejak sehari sebelumnya, yaitu Kamis (9/1).

 

Ada beberapa versi informasi menyangkut hilangnya Benseh. Ada yang menyebut korban hilang saat mencari buah jernang ke hutan. Ada pula versi lain yang mengatakan korban terjatuh ke sungai saat mengangkut kayu olahan menggunakan rakit kayu di aliran Krueng Mugo.

 

Tim gabungan bersama pihak keluarga dan masyarakat mulai mencari korban sejak Jumat (10/1) pagi dengan menelusuri sungai menggunakan sampan hampir sekitar 2 jam perjalananan ke lokasi kejadian.

 

Akhirnya pada Jumat sore korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tersangkut di kayu sekitar 20 meter dari titik terjatuh.

 

“Atas permintaan keluarga, jasad korban dibawa ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh menggunakan ambulans PMI untuk kepentingan visum,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banda Aceh, Budiono melalui Koordinator Pos Search And Rescue (SAR) Meulaboh, Dwi Hetno kepada Prohaba, Jumat (10/1).

 

Pihak keluarga korban sangat sedih karena hingga Sabtu kemarin penyebab kematian Benseh belum diketahui. “Padahal kami sangat berharap rekan‑rekan korban yang tak lain adalah tetangga almarhum sendiri bisa menceritakan bagaimana kronologis sebenarnya, namun sejak kematian abang saya itu, kedua rekan beliau tak diketahui kemana,” kata Sofyan, adik korban kepada Prohaba, Sabtu (11/1).

 

Sofyan menceritakan, sebelumnya empat orang termasuk korban pergi ke hutan guna mengangkut kayu olahan. Selanjutnya, Kamis (9/1) sekitar pukul 14.00 WIB korban sempat menghubungi keluarganya di Gampong Mugo untuk dibawakan rokok ke lokasi kerja. Namun sekitar satu jam kemudian, diterima kabar yang menyebutkan korban hilang akibat tenggelam.

 

Selain dua rekan korban yang sudah tak diketahui keberadaan mereka, kabar duka terkait hilangnya korban juga disampaikan kepada keluarga menjelang tengah malam atau sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (9/1) padahal orang yang membawa kabar itu sudah kembali ke rumahnya sejak sore.

 

“Seharusnya saat ada musibah terjadi langsung disampaikan kepada warga untuk minta tolong, tidak harus menunggu lama dan bermusyawarah dulu dengan aparat desa, kemudian baru dikasih tahu kepada kami pihak keluarga menjelang tengah malam,” ujar Sofyan.

 

Dikatakan Sofyan, ketika pihaknya sampai di lokasi kejadian, ternyata dua orang rekan korban yang sebelumnya dikabarkan berada di lokasi ternyata sudah tidak ada. “Inilah yang sangat kami sayangkan, seharusnya mereka bisa membantu menceritakan bagaimana kronologis kejadian yang sebenarnya. Karena sudah begini kejadiannya, kami minta polisi mengusut tuntas,” tandas Sofyan.

 

Kasus kematian warga Gampong Mugo, Kecamatan Panton Reu bernama Benseh (52) yang mayatnya ditemukan tim Basarnas di aliran Krueng Mugo, Kamis  (9/1) sore sedang ditangani oleh pihak kepolisian.

 

 “Ya, kasus ini sedang dalam proses penyelidikan oleh Polres Aceh Barat. Kami sedang memintai keterangan saksi,” demikian informasi yang diterima Prohaba dari Kasub Sektor Panton Reu, Ipda Siregar, Sabtu (11/1).

 

Menurut polisi, saat ini hanya ada satu saksi yang sedang dimintai keterangan yaitu Safrizal, namun keterangan belum tuntas karena yang bersangkutan pening atau kurang sehat. “Harus menunggu ia sehat dulu, sebab dalam kondisi kurang sehat tidak bisa dimintai keterangan,” ujar Ipda Siregar sambil mengarahkan Prohaba mengonfirmasikan lebih lanjut ke Polres Aceh Barat. “Kasus ini ditangani Polres Aceh Barat,” tandasnya.(c45)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site