ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / subulussalam

Petir ‘Setrum’ Subulussalam, Satu dari Tiga Rumah Hangus, Empat Warga Terluka

Sabtu, 23 November 2019 15:29 WIB

SUBULUSSALAM – Petir ‘menyetrum’ Desa Danau Tras, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, sekitar pukul 16.30 WIB, Jumat (22/11). Sengatan listrik alam tersebut menghanguskan sebuah rumah dan melukai empat warga desa tersebut.

 

Informasi yang dihimpun Prohaba menyebutkan, bencana alam berupa sambaran petir terjadi ketika wilayah Kota Subulussalam—termasuk Desa Danau Tras—diguyur hujan lebat.

 

Sebuah rumah milik Muhammad Sabaruddin (40) alias Rois terkena sambaran mengakibatkan munculnya kobaran api yang menghanguskan bangunan berukuran 5x5 meter tersebut.

 

Dalam sekejap bangunan itu rata dengan tanah. Tak ada apapun yang bisa diselamatkan kecuali pakaian yang melekat di badan. Masih untung, Sabdaruddin bersama istrinya, Dewi (38) dan empat anaknya yaitu Putri (11), Edon Afroni Sahputra (10), Vita (8), dan si bungsi Zahira (6) selamat dari musibah itu.

 

”Cuma pakaian di badan yang tersisa. Lantai rumah pun ikut terkelupas akibat disambar petir,” ujar Muhammad Sabaruddin.

 

Selain membakar habis rumah milik Sabdaruddin, petir juga melukai empat warga yaitu suami istri Isharmoko (25) dan Murni (23), Siti Yulinar (24), dan Zahira (anak bungsu Muhammad Sabaruddin).

 

Seorang korban bernama Murni mengalami luka berat dengan kondisi tubuh mengelupas. Sedangkan Siti Yulinar mengalami kebas. ”Tangan kanan saya kebas (mati rasa), sulit diangkat,” ujar ibu dua anak itu yang ditemui wartawan di rumah orang tuanya, tadi malam.

 

Korban lainnya yang mengalami kebas namun kondisinya mulai membaik adalah Isharmoko. Sedangkan Zahira, dilaporkan sempat syok karena kaget.

 

Informasi yang dihimpun Prohaba, petir menyambar tiga rumah yang berjejer satu deretan dengan rumah milik Sabaruddin yang hangus terbakar.

 

Awalnya, petir menyambar rumah milik Ido Hartono lalu merambat ke Isharmoko hingga berakhir di rumah Muhammad Sabaruddin.

 

Rumah Ido Hartono memang tidak terbakar tapi semua kabel dikabarkan hangus termasuk peralatan listrik di bagian atas rumah. Selain itu, para penghuni rumah juga tersetrum oleh petir yang berbentuk api.

 

Petir yang ‘menyetrum’ kawasan Desa Danau Tras, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam pada Jumat (22/11) sore selain membakar habis sebuah rumah dan menyengat setidaknya empat orang juga membuat trauma warga setempat.

 

Sejumlah warga mengaku baru pertama kali menyaksikan rumah terbakar disambar petir. Selama ini meski ada petir hanya menyambar bagian tiang atau atap pinggir rumah.”Baru kali ini kami mengalami kejadian petir yang membakar rumah hingga rata dengan tanah,” kata Umar, seorang warga setempat.

 

Suasana panik mewarnai bencana alam di Desa Danau Tras kemarin sore. Seorang korban bernama Murni (23) terkena sengatan di beberapa bagian tubuh. Bahkan bagian kaki ibu rumah tangga ini terkelupas.

 

Menurut kabar, Murni sempat ditanam dalam lumpur guna menghilangkan setrum di tubuhnya. Setelah itu, Murni dilarikan ke RSUD Kota Subulussalam untuk mendapatkan bantuan medis.(lid)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site