ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh utara

Pria Terlibat Judi dan Pelecehan Seksual Dicambuk di Lhoksukon

Sabtu, 16 November 2019 15:27 WIB

LHOKSUKON ‑ Lima pria yang divonis terlibat kasus perjudian dan khalwat (pelecehan seksual) dicambuk di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Utara di Lhoksukon, Kamis (14/11). Hukuman cambuk tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Syar'iyah Lhoksukon.


Hukuman cambuk itu dijatuhkan terhadap empat pria yang terlibat kasus judi togel dan satu kasus khalwat.


Empat pria yang dicambuk dalam kasus judi adalah warga Kecamatan Tanah Jambo Aye, yaitu Zulkifli alias Penden (55) dicambuk 12 kali setelah dikurangi masa hukuman, Adnan (55), Amiruddin (45) dan Aiyub (55) masing‑masing dicambuk 9 kali setelah dikurangi masa hukuman.


Sedangkan pria yang terlibat kasus khalwat, Zulkhairi warga Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Dia dicambuk 20 kali, juga setelah dikurangi masa hukuman 10 bulan penjara.


Pada terpidana itu dicambuk karena melanggar Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah. Prosesi eksekusi  cambuk dikawal ketat personel Polres Aceh Utara dan Satpol PP dan Wilayatul Hisbah. Pelaksanaan hukuman cambuk itu disaksikan hakim pengawas dan pengamat (Hawasmat) Jinayat  Mahkamah Syar'iah Lhoksukon. 


Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Utara, Harri Citra Kesuma SH kepada wartawan menyebutkan, eksekusi hukuman cambuk terhadap lima pelanggar qanun, empat di antaranya tersandung kasus maisir (perjudian) dan satu lainnya pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur .


Kepala Satpol PP dan WH Aceh Utara menjelaskan, terakhir diadakan cambuk pada 12 Desember 2016. "Bukan berarti kasus pelanggaran Qanun Syariat Islam terutama Qanun Jinayat di Aceh Utara menurun, tapi kebanyakan kasus diselesaikan secara adat gampong," ujar Fuad.(jaf)



Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site