ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / pidie

Pedagang Kios Bakar Sepmor Warga

Rabu, 7 November 2018 11:55 WIB
SIGLI - Sepeda motor (sepmor) jenis Honda Super Cup 70 milik Zoni Jamil (58), warga Meunasah Keumuneng, Kayee Jatoe, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie, Selasa (6/11) sekitar pukul 11.00 WIB, dibakar di pinggir jalan nasional kawasan Gampong Dayah Bubue, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Pelaku yang membakar sepmor Zoni tersebut belakangan diketahui bernama Musa (30), warga Papeun, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Pidie, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang kios. Polisi menduga Musa mengalami gangguan jiwa. Atas tindakan tersebut, pelaku kini sudah diamankan polisi.

Zoni Jamil kepada Prohaba, Selasa (6/11) mengatakan, kejadian itu berawal saat ia seorang diri mengendarai Honda Super Cup 70 dari arah Beureunuen menuju Sigli. Sesampai di kawasan Gampong Dayah Bubue, sebut Zoni, ia memarkirkan sepmornya depan kios di pinggir jalan nasional untuk membeli rokok. 

Namun, lanjut Zoni, pemilik kios yang belakangan diketahui bernama Musa menuduhnya mencuri ponsel milik Musa. “Saat itu saya sempat menjelaskan kepada Musa bahwa saya tak pernah mencuri ponsel dia. Saya juga tidak kenal dia, saya singgah di kiosnya hanya untuk membeli toko,” jelasnya.

Setelah membeli roko, kata Zoni, dirinya menghidupkan sepmor untuk berangkat ke Sigli. Namun, tiba-tiba pedagang kios mengambil parang dan mengayunkan ke arahnya. “Saya berhasil menunduk dan kemudian langsung melarikan diri dengan meninggalkan sepmor di tempat tersebut. Ketika saya lari, pedagang kios itu langsung membakar sepmor saya,” ungkap Zoni yang sehari-hari bekerja sebagai wartawan media online.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Mahliadi ST MM, kepada Prohaba, kemarin, menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan Musa karena membakar sepmor milik Zoni Jamil di depan kios pelaku.

Dikatakan, Musa diduga mengalami gangguan jiwa dan ia pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Namun, kala itu penyakit Musa sudah sembuh, sehingga ia dibolehkan pulang. “Awalnya Musa berjualan di kawasan Caleue. Tapi, karena tidak diizinkan lagi berjualan di tempat tersebut karena sering ribut dengan orang lain, akhirnya Musa menyewa kios di Gampong Dayah Bubue,” jelasnya.

Ditambahkan, kasus tersebut hingga kini dalam penyelidikan polisi. “Musa sudah kita amankan untuk pengusutan lebih lanjut,” demikian Kasat Reskrim Polres Pidie, AKP Mahliadi ST MM.(naz)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site