ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / kutaraja

Polisi Ringkus Pembobol Rumah Warga

Jumat, 5 Oktober 2018 11:29 WIB
* Beraksi di Kompleks Blang Krueng Baitussalam

BANDA ACEH - Personel Opsnal Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh, meringkus Bahtiar alias Pi’i (37), warga Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Senin (1/10) malam. Pelaku ditangkap bersama sejumlah barang curian yang digasaknya pada 13 Juli 2018 lalu dari rumah Ihsan Fahmi (23) warga Kompleks Blang Krueng Citra Lestari, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

Informasi diperoleh Prohaba, kecurigaan tersebut berawal dari menghilangnya Bahtiar dari gampongnya pascapencurian yang menimpa Ihsan Fahmi. Berbekal kecurigaan itu petugas terus mendalami kasus tersebut, termasuk memantau tersangka yang diyakini sewaktu-waktu akan kembali ke desanya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kasat Reskrim, AKP M Taufiq SIK mengatakan, pelaku ditangkap di gampongnya, dalam Kecamatan Baitussalam, sekitar pukul 20.00 WIB. “Begitu mendapat informasi pelaku ada di gampongnya, kami langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan tersangka. Tersangka mengakui telah menbobol rumah korban Ihsan Fahmi di Kompleks Blang Krueng Citra Lestari, Kecamatan Baitussalam, pada saat rumah itu kosong,” kata AKP Taufiq.

Pelaku yang beraksi tunggal, pada saat itu dengan leluasa masuk ke rumah korban yang tanpa penghuni, sekitar pukul 06.00 WIB. Uang beserta barang berharga milik korban pun dikuras habis oleh pelaku, mulai 14 mayam emas berbagai motif, satu handphone merek Asus, satu tablet merek Advan, dan uang tunai Rp 4 juta dan satu kalung bergambar masjid.

“Dari penangkapan itu, kami menemukan sejumlah sisa barang bukti yang dicuri pelaku, masing-masing satu tablet merek Advan dan satu Hp Asus. Lalu satu kalung dan satu gelang emas dengan batu warna merah. Lalu satu cincin emas dengan batu warna merah serta sebuah kerabu emas dan satu mata kalung bergambar mesjid,” ujar Taufiq.

Untuk emas lainnya yang dicuri pelaku yang jumlahnya mencapai 15 saat itu telah dijual, termasuk uang Rp 4 juta yang telah digunakan oleh tersangka untuk berpoya-poya dan digunakan untuk keperluannya sehari-hari. “Alasan pencuriannya tetap klasik, masih seputar faktor ekonomi. Pelaku ini spesialis, karena pengakuannya sejumlah rumah warga lainnya juga pernah digasak,” pungkas AKP Taufiq.(mir)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site