ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / lhokseumawe

Polisi Tembak DPO Begal dan Curanmor

Kamis, 26 Juli 2018 11:10 WIB
* Ancam Polisi Dengan Samurai

LHOKSEUMAWE -  Tim Satreskrim Polres Lhokseumawe menembak kaki kanan Ek (38), yang merupakan DPO dalam kasus begal, pencurian, dan penggelapan sepeda motor (sepmor). Tindakan pelumpuhan itu dilakukan saat Ek ditangkap di kawasan Jalan Darussalam Kota Lhokseumawe, Selasa (24/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB. “Tersangka menggunakan mobil, sehingga kita sergap. Saat diupayakan keluar dari mobil, dia pun mencoba melawan petugas dengan mengeluarkan samurai. Sehingga terpaksa kita lumpuhkan dengan menembak kaki kanan dia,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha, kemarin.

AKP Budi menyebutkan, tersangka merupakan warga Banda Sakti, Lhokseumawe, seorang residivis. Pernah dua kali dihukum juga dalam kasus Curanmor. Pertama, putusan Pengadilan Negeri (PN) Bireuen divonis satu tahun penjara, dan kedua putusan PN Lhokseumawe, divionis dua tahun penjara.

Sedangkan penangkapan dia kembali, menurut AKP Budi, berdasarkan adanya delapan laporan polisi yang diterima pihaknya dalam beberapa bulan terakhir. Dua merupakan kasus begal, lima curanmor, dan satunya kasus penggelapan sepmor. “Kita sudah lama berupaya mencari dan menjadikannya sebagai target operasi (TO), namun kala itu tidak ditemukan, sehingga sempat ditetapkan sebagai DPO,” jelasnya.

Belakangan, Selasa sore, pihaknya pun mendapatkan informasi, kalau tersangka yang menggunakan mobil jenis Hilux sedang melintasi Jalan Darussalam. Sehingga personil yang langsung dipimpin AKP Budi Nasuha melakukan penghadangan dari dua jalur. “Saat itulah dia berupa melawan petugas, hingga terpaksa kita lumpuhkan dengan tembakan di kaki kanannya,” ulang AKP Budi.

Dari hasil pengembangan dan penggeledahan yang dilakukan, maka pihaknya pun berhasil menyita sejumlah barang bukti, diantarnya tiga sepmor, yakni jenis Honda Supra X 125 warna orange putih, Honda Supra X 125 warna hitam, dan Yamaha Mio Sporty warna silver. Lalu, mobil Toyota Hilux warna hitam yang dikendarai tersangka saat ditangkap dan untuk kepemilikan mobil masih ditelusuri, satu amplop ganja kering, samurai beraksara Jepang. Lalu, satu kunci T, satu set kunci ukuran bervariasi, serta satu gunting stainless steel. “Terkait adanya temuan satu paket ganja, untuk proses hukum nantinya akan kita serahkan ke unit narkoba,” demikian AKP Budi Nasuha.(bah)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site