ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Pembunuhan Tamu Hotel 61 Bermotif Seks Menyimpang

Senin, 9 Juli 2018 11:30 WIB
* Pelaku Didor Lima Kali

MEDAN - Motif pembunuhan tamu Hotel 61 berhasil diungkap Polrestabes Medan menyusul dibekuknya pelaku di Jalan Karya, Medan Barat, Minggu (8/7) dini hari. Pelaku dan korban ternyata memiliki kelainan seks dan sudah tiga kali melakukan hubungan sesama jenis.

Tersangka Desrifal (21) warga Jalan Tanjung Raya, Gang Persatuan, Deliserdang dijadikan tersangka tunggal atas kematian Budianto alias Ardila Putri (31) yang ditemukan tewas di kamar 361 Hotel 61, Medan, kemarin. Tersangka mengaku pembunuhan ini dilakukannya dengan membekap dan mencekik korban dan selanjutnya mengikat kaki, tangan serta mulut korban menggunakan lakban.

Dari pemeriksaan oleh polisi diketahui pembunuhan ini sudah direncanakan. Selain sakit hati karena merasa ditipu korban, tersangka juga ingin menguasai harta benda milik korban.

Namun yang bikin merinding, sebelum melakukan eksekusi, tersangka sempat melakukan hubungan sejenis. Mirisnya hubungan haram ini sudah dilakukan keduanya tiga kali.

“Ada perjanjian antara korban dan tersangka terkait prostitusi sesama jenis. Korban berjanji akan menjadikan tersangka sebagai gigolo dengan upah sepuluh juta rupiah,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, Minggu (8/7).

Tersangka yang merasa janji itu tak pernah direalisasikan terus menagih. Pada malam kejadian tersangka kembali menyinggung upah Rp 10 juta yang berujung pertengkaran.

Yudha menjelaskan, identitas tersangka terungkap setelah polisi memeriksa CCTV hotel. Dalam rekaman terlihat jelas seorang pemuda yang sebelumnya menginap di kamar yang sama dengan korban pergi menggunakan sepeda motor.

Tersangka sendiri diringkus saat bekerja di sebuah minimarket. Belakangan polisi terpaksa menembak kaki tersangka lima kali karena mencoba kabur saat dibawa pengembangan ke lokasi pembuangan barang bukti. Dalam kasus ini penyidik telah menyita barang bukti dua ponsel, tas dan dompet milik korban yang dirampas tersangka.

“Tindakan tegas terpaksa kami lakukan karena yang bersangkutan tidak mengindahkan tembakan peringatan,” jelas Yudha.

Kematian korban Budianto yang beraliaskan Ardila Putri sempat menggegerkan manajemen Hotel 61. Korban diketahui check in pada Kamis (5/7) malam, namun hingga dua hari menginap sosoknya tak pernah dilihat karyawan hotel ke luar kamar. Saat ditemukan jasad korban sudah kaku. Polisi menyebut kondisi itu indikasi korban sudah tewas lebih dari satu hari.(mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site