ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat

Polisi Sita 18 Ribu Petasan

Rabu, 13 Juni 2018 11:56 WIB
MEULABOH - Polisi dari Polres Aceh Barat menyita 18.698 petasan dalam operasi di seputara Meulaboh. Petasan dan mercon itu segera akan dimusnahkan. Sementara pemilik atau pedagang diberikan pembinaan karena penjualan dilakukan secara ilegal.

Polres Aceh Barat pada Senin (11/6) mengadakan konfrensi pers dipimpin Kapolres AKBP Raden Bobby Aria Prakasa didampingi Kabag Ops, Kapolsek Johan Pahlawan, Kasat Reskrim. “Ada lima titik berhasil kita sita. Ini bagian dari operasi ketupat,” kata Kapolres kepada wartawan kemarin.

Menurutnya, petasan tersebut memiliki suara ledak yang tinggi, sehingga berbahaya untuk kesehatan dan gangguan keamanan dan ketertiban. Petasan dan mercon yang kini menjadi barang bukti (BB) di atas 2 inci. “Penyitaan ini untuk menciptakan kenyamanan umat Islam melakukan ibadah terawih di bulan Ramadhan,” katanya.

Dikatakannya petasan yang mencapai 18 ribu lebih itu disita dari lima titik oleh tim K2YD, Polsek Johan Pahladan dan Polsek Samatiga. Petasan tersebut dengan berbagai merk dan ke depan akan dimusnahkan.

Kapolres mengaku pemilik petasan atau pedagang itu hanya diberikan pembinaan untuk ke depan tidak lagi berjualan petasan yang suara ledaknya tinggi serta berbahaya. Karena harus memiliki izin. “Operasi penertiban petasan ini merupakan perintah Pak Kapolri dan Pak Kapolda,” katanya.

Bobby kembali mengimbau pedagang dan warga untuk tidak lagi berjualan petasan dan mercon terlebih tidak memiliki izin. Terhadap dasar penegakan  mengacu kepada Undang-undang (UU) Darurat tentang senjata api dan bahan peledak.

Kepada masyarakat Kapolres berharap menyampaikan informasi ke polisi bila ada yang menjual petasan dan mercon yang ledakannya mengganggu warga sekitar. “Segera laporkan ke polisi terdekat,” demikian Kapolres Raden Bobby Aria Prakasa.(riz)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site