ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Kepala UPT Wilayah 2 Disnaker Sumut Meninggal Setelah Diperiksa Tipikor

Selasa, 12 Juni 2018 11:25 WIB
MEDAN - Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka.UPT) Wilayah 2 Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumatera Utara, Jon Sahatma Sagala meninggal secara mendadak usai pemeriksaan unit Tipikor Polres Deliserdang, Sumatera Utara.

Jon Sagala sempat dilarikan ke rumah sakit Grand Med Lubukpakam, Deliserdang.  Ia sempat mendapat pertolongan pertama, namun nyawanya tidak bisa tertolong lagi. Ia meninggal sekira pukul 12.00 WIB. 

Meninggalnya Jon Sahatma Sagala dibenarkan Plt Kepala Disnaker Sumut, Frans Bangun.  “Dia sedang ada pemeriksaan di Polres Deliserdang pada pukul 10.00 Wib, jadi kena stroke dan darah tinggi. Turut berduka cita, besok saya dengan tim akan kumpul di rumah duka,” ujar Frans Bangun Plt Kepala Disnaker Sumut, Senin (11/6) kemarin.

Frans merasa kehilangan sosok anak buah yang menurutnya selalu aktif menegakkan peraturan tenaga kerja di lingkungan Disnaker Sumut. “Kami merasa kehilangan sosok Jon Sagala yang aktif ikut menegakkan peraturan tenaga kerja di Sumut. Orangnya tegas dan disiplin,” kata Frans.

Frans terakhir berkomunikasi dengan Jon Sagala saat terjadi unjuk rasa di DPRD Sumut terkait dengan aksi unjuk rasa antara tenaga kerja dengan salah satu perusahaan.

Dia mengatakan, kondisi Jon Sagala memang belakangan ini kurang sehat saat dilakukan pemanggilan oleh tipikor, tapi itu kewenangan polisi,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, Jon Sagala diperiksa atas adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan polisi terhadap tiga anak buahnya.

Penangkapan itu sudah terjadi beberapa pekan lalu dan sudah ditahan di Mapolres Deliserdang. Penangkapan anak buah Jon Sagala ini diduga karena melakukan pemerasan terhadap pengusaha.

Adik almarhum, MP Sagala yang juga merupakan pejabat di Dinas Pehubungan Kabupaten Deliserdang mengakui kalau abangnya itu sebelumnya diperiksa oleh pihak kepolisian karena kasus OTT bawahannya.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya abangnya itu. “Memang abangku ini sudah mengidap penyakit stroke setahun terakhir. Dari rumah pun memang kurang sehat dia dan sudah beberapa hari memang,” kata MP Sagala yang dihubungi melalui telepon selulernya Senin, (11/6).

Dia mengatakan saat anak buahnya terjaring OTT, saat itu dia kemudian lemas hingga terbawa ke pikirannya. “Mungkin anggotanya ketangkap itu jadi makin tebawa ke pikirannya. Udah kubilangnya kemarin saat dikabarinya aku dia mau diperiksa. Kubilang santai aja abang. Kubilang kemarin anggotaku pun kena OTTnya tapi kan dia yang mempertanggungjawabkannya sendiri,” tambah MP Sagala.

Ia mengaku sedang berada di jalan dan hendak menuju rumah almarhum yang berada di perumahan Villa Mutiara Bajak V Medan. Ia mengaku dapat kabar pertama kali dari adiknya. “Aku anak nomor 2 dan abangku ini anak nomor 1. Kami ada 7 bersaudara,” kata MP Sagala.

MP Sagala melanjutkan, pertama yang kasih kabar meninggalnya sang abang adalah adiknya.  “Dibilang jatuh dan masuk rumah sakit. Gak lama kemudian dibilang sudah meninggal. Dulu pun pernah dia jatuh karena memang kena stoke dia. Aku sedang di jalan ini karena sedang di Simalungun tadi,” uajr MP Sagala. (*)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site