ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat

Dijebloskan ke Sel, Tersangka Narkoba Teumamong

Minggu, 15 April 2018 10:49 WIB
* Polisi Sita 6 Paket Sabu

MEULABOH – Polsek Meureubo Aceh Barat, Sabtu (14/4) sekira pukul 03.00 WIB menangkap pria MR (23) warga menetap di perumahan bantuan Budha Tzu Chi Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Uniknya, sesaat dijebloskan ke sel Mapolsek, pria muda itu tiba tiba meungom-ngom tak karuan. Belakangan diketahui ia teumamong atau kesurupan.  

Polisi yang berhasil mengungkap kasus narkotika dengan BB yang disita 2,24 gram dari tersangka MR itu, kemarin, menggelar konferensi pers di Mapolsek Meureubo, dipimpin Kapolsek Meureubo Ipda Erlando Maruli.

Informasi diperoleh Prohaba kemarin, kasus penangkapan tersangka narkoba tersebut, berdasarkan laporan masyarakat. Polisi lalu bergerak cepat melakukan pengerebekan rumah tersangka. Selain mencokok MR, polisi ikut menyita barang bukti sabu-sabu di rumah tersebut. Polisi akhirnya membawa tersangka dan BB ke Mapolsek guna proses hukum lebih lanjut.

Tersangka MR setelah diamankan dan menjalani pemeriksaan dijebloskan ke sel Mapolsek setempat. Namun tiba-tiba sekira pukul 06.00 WIB pagi, pria lajang yang seorang diri di dalam sel Mapolsek itu tiba tiba histeris dan ngomong tak karuan.

Polisi akhirnya polisi memanggil seorang teungku, tepatnya imam masjid yang tidak jauh dari Mapolsek setempat.

Setelah dibacakan doa serta turut disaksikan Kapolres AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, akhirnya pria yang diyakini kesurupan itu kembali sadar. MR akhirnya terlihat lemah serta tertidur. “Penangkapan pelaku berdasarkan laporan masyarakat kepada kita,” kata Kapolres AKBP Raden Bobby Aria Prakasa melalui Kapolsek Meureubo Ipda Erlando Maruli, kemarin.

Menurutnya, tersangka sudah menjadi target polisi terkait dalam kasus narkoba. “Bersama tersangka kita turut sita paket sabu-sabu yang diedarkan tersangka sebanyak 6 paket dengan berat 2,24 gram. Kasus itu masih terus kita dalami untuk menangkap terduga pelaku lain,” katanya.

Dari keterangan tersangka kata kapolsek, sabu-sabu diperoleh dari seseorang di Nagan Raya yang kini sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Pelaku dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112, dan Pasal 127 Undang-undang (UU) Nomor 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman antara 4 tahun hingga 20 tahun penjara.(riz)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site