ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat

Polisi Bekuk Sindikat Curanmor Antarkabupaten

Kamis, 8 Maret 2018 15:28 WIB
MEULABOH - Polres Aceh Barat menangkap pria A (21), warga Kecamatan Beutong Ateuh Nagan Raya, Senin (5/3) lalu. Pria tersebut merupakan anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antarkabupaten. Sedikitnya, tujuh sepeda motor (sepmor) telah dicuri dari beberapa lokasi terpisah di Aceh.

Polisi mengungkapkan penangkapan sindikat curanmor itu, Rabu (7/3), melalui konferensi pers di Mapolres, Aceh Barat. Dua sepmor yang dijadikan barang bukti (BB) dalam kasus ini turut dihadirkan. “Polisi yang mendapat laporan bahwa pelaku yang selama ini dicari berada pada sebuah tempat di Meulaboh, langsung melakukan penangkapan,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Raden Bobby Aria Prakasa SIK melalui Kasat Reskrim AKP Fitriadi kepada wartawan kemarin.

Dikatakannya, setelah lekaukan pemeriksaan dan pengembangan kasus, ternyata tersangka A, terlibat pencurian sepeda motor pada sejumlah tempat. Selain itu juga terlibat penggelapan sepeda motor. Sejumlah sepmor curian dan penggelapan sudah dijual oleh tersangka kepada pihak lain. “Dalam kasus ini ada tiga unit yang berhasil diamankan sebagai barang bukti. Dua diamankan di Mapolres dan satu lagi di Polsek Johan Pahlawan,” katanya.

Kasat Reskrim mengungkapkan pelaku merupakan sindikat antarkabupaten, karena aksinya dilakukan pada beberapa lokasi berbeda di Aceh.

Selain itu, kendaraan hasil curian dan penggelapan dijual pada beberapa daerah di Aceh. Selain terlibat pencurian sepeda motor, tersangka pria A yang hari-hari sebagai swasta itu terlibat pencurian HP (hand phone).

Untuk tersangka kata Fitriadi akan dijerat dengan Pasal 363 dan 372 ancaman hukuman penjara 4 hingga tujuh tahun. “Kasus penangkapan pelaku curanmor ini masih terus kita dalami terhadap adanya kemungkinan tersangka terlibat kasus-kasus lain di Aceh,” katanya.

Kapolres menambahkan dalam tahun 2018 sebanyak 3 tersangka kasus curanmor berhasil diungkap yakni terlibat curanmor kendaraan roda dua dan empat. Sedangkan tahun 2017 lalu terdapat 9 tersangka berhasil ditangkap. Para tersangka setelah diselidiki ternyata mereka mencuri hingga beberapa unit per orang yang rata-rata pelaku adalah residivis atau yang pernah dipenjara.

Kepada warga polisi kembali mengimbau untuk hati-hati memarkirkan kendaraan serta pastikan kunci ganda, termasuk roda. Sehingga terhindar dari tindak pidana pencurian. Terutama ketika parkir pada lokasi-lokasi umum.(riz)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site