ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / bireuen

Rumah Keuchik Ludes Terbakar Saat Dinihari

Minggu, 11 Februari 2018 14:01 WIB
* Kebakaran Jelang Magrib di Idi

BIREUEN – Satu unit rumah kontruksi kayu milik Jurfan Uslan (50) yang juga Keuchik Desa Jambo Kajeung, Kecamatan Kutablang Bireuen, ludes dimangsa api sekitar pukul 03.30 WIB, Sabtu (10/2) dinihari. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, seluruh harta termasuk dua unit sepeda motor ikut ludes terbakar.

Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, M Nasir SP MSM, kemarin mengatakan, berdasarkan informasi dari  pemilik rumah, sumber api diduga berasal dari konslet listrik atau hubungan  arus pendek. Saat itu muncul api pada salah satu arus listrik sekitar pukul 03.30 WIB, api dengan cepat menyebar keseluruhan bangunan.

Masyarakat yang berdomisili di sekitar rumah korban berusaha membantu memadamkan api, api baru dapat dipadamkan sekitar 04.20 WIB. Rumah kontruksi kayu dan beratap rumbia rata dengan tanah, satu unit sepeda motor dinas keuchik dan satu unit sepeda motor milik pribadi, sejumlah surat penting, emas dan uang ludes terbakar.

BPBD Bireuen atas perintah bupati Bireuen  segera turun ke lokasi dan menyerahkan bantuan masa panik berupa sembako dan kebutuhan lainnya serta satu tenda darurat untuk korban.

Dari idi dilaporkan, sebuah rumah berkontruksi kayu dan beratap rumbia, milik Legiana di Gampong Seunebok Teupin, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, ludes terbakar, Jumat (9/1/2018) sekitar pukul 18.40 WIB jelang magrib.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi, melalui Kapolsek Peureulak Timur, Iptu Agusman, Sabtu (10/2) mengatakan, insiden kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga yang melihat api muncul dari atap rumahnya, sedangkan pemilik rumah Legiana saat itu sedang berada di warung. “Kemudian warga memberitahukan kepada Legiana bahwa rumahnya terbakar. Kemudian, warga mencoba membantu tapi api semakin membesar. Setengah jam kemudian tiba dua mobil pemadam memadamkan sisa kobaran api, sedangkan rumah beserta isinya ludes terbakar,” jelas Iptu Agusman.

Selama ini, jelas Iptu Agusman, Legiana tinggal bersama adiknya Malini Sara (17), di rumah itu yang merupakan rumah peninggalan orang tua mereka yang telah meinggal empat bulan lalu. “Saat ini mereka tinggal sementara di rumah Pakciknya di gampong yang sama. Tidak ada korban jiwa dalam insiden amuk api itu,” jelas Iptu Agusman.(yus/c49)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site