ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / pidie

Pria Muda Aniaya Kakek Hingga Tewas

Senin, 13 November 2017 15:58 WIB
* Berawal Diserempet Dengan V-Ixxion

SIGLI - Ulah Muhammad Risyad (44) warga Gampong Dayah Keumala, Kecamatan Keumala, Pidie, nyaris bak seorang hero dalam sekuel film Rambo. Sayang lawan anak muda itu hanya seorang kakek renta, Nurdin Amin (72), warga se desanya. Jelas bukan lawan sepadan!

Berawal dengan menyenggol kakek tua Nurdin yang sedang naik sepeda ontelnya, oleh ‘anak muda’ Muhammad Risyad yang menunggang sepmor V-Ixxion, membuat sang kakek terjerembab. Lalu lelaki yang tak berdaya itu dibalbal dengan tangan dan balok. Walhasil Kek Nurdin, meninggal dalam perawatan intensiv paskadianiaya.

Polisi yang menerima laporan, bergerak cepat mencokok Muhammad Risyad di Keudee Keumala, Sabtu (11/11) sekitar pukul 08.30 WIB, atau beberapa saat setelah kejadian.

Tindakan brutal terhadap Kakek Nurdin dilakukan Muhammad Risyad di ruas jalan Keumala - Tangse, tepatnya di Gampong Rheng, Kecamatan Keumala.

Kakek Nurdin akhirnya menghembus napas terakhir dalam perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Tgk Chik Di Tiro Sigli sekitar pukul 14.50 WIB.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Paur Subbag Humas Bripka Nazarianto AMd ST kepada Prohaba, Minggu (12/11) mengatakan, peristiwa penganiayaan itu terjadi di ruas jalan nasional di Gampong Rheng, Kecamatan Keumala, Sabtu (11/11) pagi. 

Saat itu, kakek Nurdin mengendarai sepeda sendirian dalam perjalanan hendak pulang ke rumah. Namun, sepeda korban tiba-tiba diserempet sepeda motor (sepmor) V-ixion warna hitam BL 4602 PAH, sehingga kakek Nurdin terjatuh. Sepmor itu belakangan diketahui dikendarai Muhammad Risyad. 

Kata Kapolres Andy, ketika kakek Nurdin jatuh, Muhammad Risyad turun dari sepmor mendekati korban. Tersangka menampar korban yang tak berdaya dan mengambil kayu memukul Nurdin berulang kali di bagian wajah, badan dan kepala sehingga korban terkapar. “Hasil pemeriksaan polisi tersangka memukul lebih dari sepuluh kali dengan kayu berukuran 1,33 cm. Aksi itu dileraikan warga dan membawa korban ke RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli,” ujarnya.

Kata Andy, hasil penanganan medis menemukan tujuh luka serius di tubuh korban. Yakni, luka robek di bagian kepala kanan atas. Lalu, luka robek bagian telinga kanan, patah tulang rahang kanan, bengkak serius pada bagian pipi kanan, luka robek pada bagian dahi kanan dan luka memar yang membiru di bagian dada kiri. “Dalam perawatan di rumah sakit korban meninggal pukul 14.50 WIB,” sebutnya.

Kata AKBP Andy, setelah adanya laporan dari keluarga korban terhadap kasus penganiayaan yang menyebabkan Nurdin meninggal, polisi menangkap Muhammad Risyad. “Tersangka ditangkap, kini diinapkan di Rumah Tahanan (Rutan) Sakti untuk diproses secara hukum. Motif sementara karena dendam lama akibat perselisihan di gampong,” pungkasnya.(naz)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site