ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Lapar, Indra Tendang Anak Hingga Tewas

Sabtu, 8 April 2017 12:54 WIB
MEDAN - Prilaku pria muda Indra (24) asal Kabupaten Batubara, Sumut sama sekali tidak mencerminkan kepala rumah tangga bijak. Hanya karena tidak tahan lapar, ia mengamuk hingga merenggut nyawa putranya yang masih berusia dua tahun. 

Aksi brutal ini terjadi di dalam rumah mereka di Jalan Jogja, Desa Sukamaju, Kecamatan Tanjungtiram, Kamis (6/4) malam. Indra awalnya terlibat cekcok dengan istrinya, Maryam, sebelum akhirnya menghajar kedua putranya yang masih balita, M Zairi (3,5) dan M Ramadhan (2). Kapolsek Labuhanruku AKP Irsol mengatakan, awalnya Indra menendang Zairi. Melihat abangnya dianiaya, Ramadhan ketakutan hingga menangis. “Pelaku semakin kesal ketika Ramadhan menangis. Dia pun mengalihkan emosinya kepada Ramadhan,” kata Irsol, Jumat (7/4). 

Tanpa rasa iba, pria yang tidak memiliki pekerjaan jelas ini melepaskan tendangan yang mengenai tulang rusuk korban. Hantaman ini menyebabkan bocah dua tahun itu tercampak dan langsung kejang-kejang. “Setelah kejang-kejang, korban meninggal hari itu juga,” lanjut Irsol. 

Mirisnya perbuatan keji ini hanya disebabkan persoalan sepele. Dari pemeriksaan diketahui malam itu Indra memarahi istrinya karena tidak memasak nasi. Pertengkaran pun langsung pecah karena Maryam menolak disalahkan. “Persoalan ekonomi. Istrinya bilang tidak ada uang beli beras, karena tersangka tidak memberi uang belanja,” beber Irsol. 

Pertengkaran ini pun melebar hingga menyebabkan putra mereka meregang nyawa. Jasad korban saat ini sudah berada di RS Bhayangkara, Medan untuk keperluan visum. Sementara Indra sudah dijebloskan ke sel Mapolsek Labuhanruku.

Pernyataan menyesal yang disertai isak tangis ini tidak membuat polisi surut untuk menggiring ayah kejam ini ke balik jeruji. Bahkan besar kemungkinan sanksi pidana terhadap Indra bertambah mengingat ada niat Maryam melaporkan Indra atas tuduhan penganiayaan terhadap dirinya.(mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site