ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh utara

Bawa Anak Istri Bersama 2 Kilo Sabu

Rabu, 8 Februari 2017 15:31 WIB
LHOKSUKON - Pria paruh baya Mus (39) asal Kecamatan Trieng Gadeng Pidie, tega ‘melibatkan’ anak istrinya dalam belantara narkoba sabu sabu yang ia lakoni. Buktinya, Selasa (7/2) dinihari WIB, pria itu ditangkap polisi, saat melaju bersama mobilnya yang juga ikut ditumpangi anak istri serta seorang sopir. Polisi memergoki mobil itu mengangkut sabu sebanyak dua kilogram.  

Belakangan polisi menetapkan Mus sebagai tersangka, sementara Yati yang juga istri Mus dan Yul sang sopir, masih berstatus saksi.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata didampingi Kasubbag Humas AKP Jafaruddin, kemarin menyebutkan, saat itu polisi sedang menggelar razia di depan Mapolres Aceh Utara kawasan Desa Reudeup Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. Tiba-tiba melintas mobil Honda Accord yang disopiri Yul dari arah Aceh Timur.

Lalu petugas memeriksa penumpang dan barang bawaan dalam mobil tersebut. “Saat itu petugas curiga dengan tas warna biru, lalu membuka dan menemukan dua kotak kopi bermerk Alicafe. Setelah diperiksa ternyata berisi sabu-sabu seberat 2 kilogram. Polisi langsung mengamankan tersangka bersama barang bukti,” kata Kapolres Aceh Utara.

Disebutkan, dalam mobil tersebut, selain membawa istrinya Yati dan Yul sopir, Mus juga membawa tiga anaknya yang masih berusia tiga tahun, lima dan enam tahun. “Pengakuan istrinya, tidak mengetahui kalau suaminya membawa sabu-sabu dalam mobil tersebut. Sedangkan Yul mengaku ia diminta tersangka untuk menjadi sopir ketika sampai di kawasan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, karena tersangka sudah mengantuk,” kata AKBP Ahmad Untung Surianata.

Yul yang bekerja sebagai sopir L-300, kata Kapolres Aceh Utara, ketika itu sudah berada di kawasan Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara. Apapun keterangan mereka lanjut Kapolres Aceh Utara, penyidik akan terus mendalami kasus tersebut dan mengembangkannya. “Tersangka juga mengaku mendapat upah Rp 10 juta untuk membawa sabu-sabu tersebut,” ungkap Untung Sangaji sapaan Kapolres Aceh Utara.

Namun, AKPB Untung Sangaji, enggan menyebutkan kemana akan dibawa sabu-sabu tersebut, karena kasus itu masih perlu pengembangan. “Masih terus dikembangkan. Informasi awal, barang bukti kasus itu berasal dari Malaysia lalu diseludupkan melalui melaut,” pungkas AKBP Untung Sangaji.(jaf)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site