ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh utara

Oknum Tim Pemenangan Gub/Wagub Bawa Rencong Beracun

Selasa, 20 Desember 2016 15:40 WIB
LHOKSUKON – Sebanyak tujuh pria yang tergabung dalam salah tim pemenangan kandidat gubernur/wakil Gubernur Aceh, terjaring dalam razia yang diadakan personil Polres Aceh Utara, Sabtu (17/12) malam sekitar pukul 22.30 WIB. Mereka yang terjaring dipergoki membawa berbagai senjata sajam jenis rencong, sangkur, dan pisau. Salah satu dari senjata tajam itu, ternyata jenis rencong beracun.

Razia yang dipimpin langsung Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata atau Untung Sangaji itu, dalam rangka mencegah peredaran senjata api ilegal dan peredaran narkoba. “Sasaran utama razia rutin kita selama ini adalah senjata api ilegal dan narkoba. Saat razia berlangsung, melintas satu mobil milik anggota tim pemenangan calon gubernur/wakil gubernur Aceh. Setelah diperiksa petugas, ditemukan berbagai jenis senjata tajam dalam mobil dimaksud,” kata Kapolres Aceh Utara Untung Sangaji, Minggu (18/12).

Menurut Kapolres, rencong beracun itu salah satu ditandai dengan warnanya hitam. Selain itu juga ada beberapa hal-hal lain yang mengindikasikan itu jenis sajam beracun. “Beda rencong beracun dengan tidak salah satunya adalah warna. Kalau yang diamankan itu rencong beracun, karena rencong biasa itu warnanya putih,” tutur Kapolres.

Mereka yang terjaring langsung dibawa ke Mapolres Aceh Utara untuk ditelusuri lebih lanjut. Sedangkan senjata tajam tersebut langsung disita petugas kemudian diamankan ke Mapolres. Jenis sajam yang diamankan itu berupa golok, sangkur, pisau, dan juga rencong. “Tapi rencong yang diamankan tersebut bukan rencong biasa, yang digunakan untuk pakaian adat, tapi rencong beracun,” katanya.

Disebutkan, dalam proses interogasi tersebut, ketujuh pria itu meminta maaf, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Mereka kemudian diizinkan untuk kembali melanjutkan perjalanan. Sebelumnya mereka juga diingatkan lagi agar tidak sekali-kali membawa sajam (senjata tajam). “Kedepan jika salah satu diantara mereka yang kedapatan membawa lagi senjata tajam, maka tidak ada ampun lagi. Mereka akan kita tahan dan diproses sesuai ketentuan hukum darurat. Untuk itu kita berharap kepada semua pihak untuk saling menjaga keamanan, sehingga terciptanya kenyamanan dalam masyarakat,” pungkas AKBP Untung Sangaji.(jaf)  

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site