ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh timur

Nek Fatimah Terpanggang Dalam Rumah

Minggu, 11 Desember 2016 16:35 WIB

IDI - Janda renta yang sering disapa Nek Fatimah (70), Jumat (9/12) sekira pukul 01.00 WIB dinihari, tewas terpanggang di dalam rumah sederhananya yang ludes dilalap si jago merah.

 Insiden merenggut nyawa itu terjadi di Gampong Pertamina, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur. Kondisi rumah kayu yang sudah lapuk, membuat api dengan cepat marak, hingga Nek Fatimah yang sudah gaek itu tak berhasil menyelamatkan diri.

 Wanita renta tersebut kalah cepat dengan api, hingga ia terkurung tak berdaya dan terjemput ajalnya. “Tinggal tulang-tulangnya yang dikumpulkan oleh cucunya. Benar benar tragis dan menyedihkan,” kata Camat Ranto Peureulak, Syamsul SH, Jumat (9/12).

 Syamsul mengatakan, Nek Fatimah tersebut tinggal bersama cucunya yang juga yatim. Namun, saat itu sang cucu keluar menonton bola.

 “Waktu pulang dia (si cucu) melihat rumahnya sudah terbakar. Dia gak sempat bantu neneknya lagi, karena api sudah membesar,” jelas Syamsul.

 Rumah nek Fatimah ini, jelas Syamsul, lokasinya terasing di atas bukit dan agak jauh dengan para tetangga yang terdekatnya. “Saat mobil pemadam tiba, rumahnya sudah rata dengan tanah,” jelas Syamsul.

 Jenazahnya juga telah dikebumikan Jumat (9/12) di TPU Gampong Pertamina. Suami nek Fatimah, Yusuf juga telah meninggal waktu tsunami dulu. “Paska kejadian kita sudah salurkan bantuan tanggap darurat untuk korban. Karena tinggal seorang diri, kita harapkan pemerintah bisa membantu rumah duafa untuk korban,” pinta Syamsul.

 Sementara kerugian diperkirakan mencapai Rp 80 juta. “Sumber api masih diselidiki pihak kepolisian,” katanya.(c49)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site