ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Wanita Calon Penumpang Pesawat Simpan Amunisi di Sepatu

Kamis, 1 Desember 2016 15:52 WIB
MEDAN - Seorang perempuan calon penumpang pesawat diamankan petugas keamanan Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumut setelah kedapatan menyimpan dua butir amunisi. Polisi yang mengusut kasus ini memastikan pelaku tidak berkaitan dengan tindak pidana teroris.

Indah Sari Tarigan (28) warga Jalan Akasia, Kabupaten Pelalawan, Riau ditangkap saat sedang mengurus jadwal penerbangannya di terminal keberangkatan dalam negeri Bandara Kualanamu, Selasa (29/11) sore. Dia merupakan calon penumpang Lion Air JT 295 yang akan mengantarnya pulang ke Riau.

Manajer Keamanan Bandara Kualanamu, Kuswanto, Rabu (30/11) menjelaskan, kejahatan pelaku terpantau oleh seorang petugas keamanan yang kebetulan melihat Indah memasukkan sesuatu ke dalam sepatunya. Khawatir benda tersebut membahayakan penerbangan, petugas pun langsung menginterogasinya. “Sebelum memasuki area security check point, yang bersangkutan terpantau memasukkan benda ke sepatunya. Kita melihat hal itu janggal,” kata Kuswanto.

Benda tersebut belakangan diketahui berupa dua butir amunisi pistol jenis FN. Kuswanto menegaskan benda yang mengandung bahan peledak tidak dibenarkan dibawa masuk ke dalam pesawat. “Dia memiliki amunisi secara ilegal, seandainya legal pun tetap tidak dibenarkan membawanya ke dalam pesawat,” jelasnya.

Kapolsek Beringin AKP Rika Susilawati menambahkan, hingga kini tersangka mash terus diperiksa intensif karena pelanggaran yang dilakukannya tergolong berat. Hanya saja ia memastikan pelaku tidak berasal dari kelompok radikal manapun yang beniat mengacaukan keamanan Indonesia. “Tidak, dia hanya penumpang biasa,” tandasnya.

Dari pemeriksan diketahui dua butir amunisi itu didapat tersangka dari mantan teman dekatnya yang merupakan anggota militer di Medan. Tersangka sempat bepikiran membuang peluru tersebut, namun urung karena takut meledak.(mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site