ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh tamiang

Polisi Gulung Curanmor Antarpropinsi

Selasa, 6 September 2016 16:50 WIB

* Sewa Hotel Selama Beroperasi

KUALASIMSPANG - Aparat Reskrim Polres Aceh Tamiang menggulung sidikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antarpropinsi, melalui sebuah operasi penangkapan dalam empat hari terakhir. Hamba hukum itu berhasil menciduk empat tersangka komplotan curanmor antarpropinsi yang menjalankan aksinya di Aceh Tamiang.

Keempat tersangka tersebut adalah, Windra (31) warga Dusun Gapok Desa Bukit Mas Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat, Roy (22) warga Dusun Suka Ramai Desa Sekoci Kecamatan Besitang, Yogi (24) warga Dusun I Paya Tampak Desa Cempedak 6 Kecamatan Pangkalan Susu dan tersangka IS masih di bawah umur.

Keempat tersangka ditangkap setelah polisi berhasil menangkap M Wiwin Hendra (31) warga Dusun Gapoak Desa Bukit Mas Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat.

Waka Polres Aceh Tamiang, Wahyudi Sabhara  SH SIK didampaingi Kasatreskrim IPTU Ferdian Chandra S Sos dna Kasat Narkoba, Ipda Muhammad Nazir SH, Senin (5/9) mengatakan, keempat tersangka merupakan komplotan sindikat curanmor antarprovinsi yang beroperasi di Aceh Tamiang. Sasaran mereka adalah sepmor warga di lintas jalan Medan - B Aceh.

Mereka datang ke Aceh Tamiang naik kenderaan umum L-300, lalu menginapa di salah satu hotel, kemudian melakukan pemetaan, daerah mana yang akan mereka lakukan pencurian. Terungkapnya aksi sindikat ini setelah polisi mendapat info dari warga.

Info itu menyebutkan, telah terjadi pencurian satu buah sepeda motor jenis Honda Beat Nopol BL 4363 UL, warna merah saat terparkir dalam perkarangan rumah di Jalan Nasaional Medan - B Aceh. Tepatnya di Dusun Sepakat Gampong Alur Bembana Kecamatan Karang Baru, Kuala Simpang. 

Polisi mendapat info jika pelaku melarikan sepeda motor hasil curian ke arah Gampong Air Tenang. Personil Satreskrim Polres Aceh Tamiang melakukan pengejaran bersama warga, dan pelaku berhasil ditangkap dan diketahui bernama M Windra Sabirin. Bersama lelaki itu juga disita satu buah sepmor jenis Honda Beat yang hilan tersebut.

Polisi lalu melakukan pengembangan kasus hingga terbongkar jika tersangka bukan bersolo karir. Ia secara gamblang memyebutkan tiga orang temannya yang lain. Polisi yang bergerak cepat akhirnya mencokok tiga orang teman Winda Sembiring yaitu, Roy Syahputra Sihota, Yogi Handoko, dan tersangka Is anak di bawah umur. Dari tangana tersangka Yogi disita satu sepmor Mio J wwrna hitam dan dari tangan tersangks IS ditemukan satu buah sepeds motor jenis Vega R warna hijau hitam.

Belakangan terungkap jika komplotan itu sedikitnya telah ‘memetik’ enam sepeda motor yang mereka lego kepada penadah di perbatasan Aceh -Sumetara Utara dengan harga jual dalam kisaran Rp 2 - 2,5 juta.(md) 

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site