ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / bireuen

Kejar Jambret, Perawat dan Dua Anaknya Patah Patee

Selasa, 30 Agustus 2016 16:11 WIB
BIREUEN - Seorang perawat RSUD Bireuen, Ny Erlina (35), warga Cot Unoe Kecamatan Kuala Bireuen, Minggu (28/8) malam sekira pukul 21.10 WIB, dilarikan ke IGD RSUD Birueun, sejenak ia bersama dua orang anak terjungkal dari sepeda motor. Insiden memilukan terjadi, ketika korban berusaha memburu dua pemuda berboncengan sepmor, yang menjambret dirinya.

Menurut informasi yang diperoleh Prohaba, saat itu korban yang membonceng dua anaknya, melintas di jalan kuburan Gampong Lhok Awe Teungoh, Kecamatan Kota Juang.

Tanpa diduga, sepmor wanita itu dipepet dua orang pemuda yang berboncengan sepeda motor Vario. Lelaki yang membonceng di belakang, dengan sigap meyambar dompet korban yang diletakkan di bagasi depan.

Dalam hitungan sepesekian detik, bompet korban berisi uang Rp 900 ribu, dua ATM, satu unit HP Samsung dan surat berharga lainnya, dilarikan penjambret.

Saat kejadian itu Erlina yang membonceng anaknya Niswatul Khaira (9) dan Mudarisul Hilja (laki-laki, 5,5) baru pulang membeli buku di Kota Bireuen, melewati jalan kuburan Lhok Awe Teungah. Di situlah Ny Erlina jadi korban kriminalis jalanan.

Korban berusaha mengejar pelaku dan namun sampai di jalan sekitar masjid Lhok Awe, Vario korban terbalik sehingga Erlina dan anaknya luka-luka. Sedangkan pelaku kabur ke Kota Bireuen. Melihat kejadian itu warga dan petugas di rumah sakit Avicenna dekat lokasi kejadian langsung mengevakuasi korban dengan ambulance ke IGD RS Fauziah.

Hingga siang kemarin, dua anaknya masih menjalani perawatan di RSUD Bireuen karena mengalami luka parah. Mudarisul Hilja (5,5) terpaksa dirawat di ruang ICU RSUD Bireuen karena mengalami luka parah di bagian kepala dan anggota tubuh lainnya. Sementara Niswatul Khaira (9) menjalani perawatan di ruang rawat Jamsostek rumah sakit itu.

Syahril (42)  suami dari Erlina mengatakan, Mudarisul Hijla mengalami luka parah di bagian kepala karena saat berboncengan duduk di depan dan terjatuh. “Kakaknya duduk di belakang mengalami luka lecet di tangan dan kaki, begitu juga ibunya luka di tangan dan kaki,” kata Syahril.

Sementara itu personil Polsek Kota Juang  Bireuen yang sudah mendapat laporan kasus tersebut, kini sedang memburu pelaku, dengan melakukan penelusuran kasus serta jejak di lapangan.

Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto SIK melalui Kapolsek Kota Juang, AKP Marwansyah, kemarin mengatakan, korban sudah membuat laporan dan saat ini sedang dilakukan penyelidikan.

Disebutkan, tim Polsek Kota Juang Bireuen hampir setiap malam melakukan patroli rutin, namun saat patroli ke kawasan lain muncul kasus di kawasan lain.

Pelaku umumnya mengendarai sepeda motor dan merampas apa saja asal bisa dijadikan uang. Kasus jambret katanya sering terjadi Bireuen pada daerah tertentu terutama ruas jalan yang sepi, pelaku mengincar korban dan kemudian merampas yang berat dugaan hasisl rampasan itu dijual untuk membeli narkoba. “Kami mengharapkan warga pro aktif mencegah aksi jambret dengan tidak menenteng tas tangan, ber HP saat berkendaraan atau sering meletakkan tas di depan,” kata Kapolsek.(yus)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site