ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Gadis Medan Jadi Korban Trafiking di Malaysia

Selasa, 12 Juli 2016 15:25 WIB
MEDAN - Tak disangka, nasib malang menimpa gadis cantik bernama Ain (19), warga Jalan Sidorukun, Gang Sawo, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur. Mimpinya bekerja dengan iming-iming gaji Rp 7 juta per bulan buyar sudah. Kenyataannya, Ain malah disekap dan diperkosa oleh warga Malaysia yang dulu menjanjikan pekerjaan kepadanya.

Peristiwa tragis ini diketahui oleh Ayah Ain, Fendi. Dia mengakui, dia menerima telepon dari anaknya. Ain mengakui, dirinya disekap dan dijadikan budak seks oleh warga Malaysia.

Fendi mengatakan awalnya Ain dibawa oleh warga Malasia berinisial HSB dan RN, karena diiming-imingi bekerja di salah satu perusahaan di negara Malaysia. “Dia dijanjikan dapat gaji Rp 7 Juta per bulan. Soalnya habis tamat sekolah, anak saya belum dapat pekerjaan di Medan. Karena HSB dan RN minta izin sama kami, makanya Ain kami izinkan bekerja di Malaysia. Ternyata kami ditipunya,” papar ayah Ain dengan kecewa.

Dia menjelaskan, “Sewaktu Ain menelepon saya suara Ain terisak meminta tolong dibebaskan. Ain disekap warga Malaysia dan mereka minta uang tebusan Rp 20 juta. Tapi pas kami telepon balik nomor teleponnya sudak tidak aktif lagi,” jelas Fendi.

“Kasus Ain katanya kasus trafficking. Jadi saya disuruh penyidik Polresta Medan untuk lapor ke Poldasu saja. Mudah-mudahan pihak kepolisian bisa menemukan keberadaan anak saya Ain yang di sekap warga malaysia. Soalnya sampai sekarang kami tidak tahu keberadaan nasib anak kami Ain. Saya dengar di telepon, warga malaysia itu bilang cepat sedikit bicaranya sama keluarga kamu. Cuma sekali itu Ain menelfon kami,” tandasnya.

Keluarga Ain berharap pihak petugas kepolisian bisa menemukan yang menyekap anaknya. “Kami orang susah, kami tak punya uang Rp 20 Juta untuk menebus anak kami,” ungkap keluarga Ain.(*/mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site