ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh tengah

Laga Kambing, Mahasiswa Pecinta Alam Tewas Tabrakan

Rabu, 8 Juni 2016 16:26 WIB
* Shogun Versus Avanza

TAKENGON - Seorang mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Mahasiswa Gajah Putih Pecinta Alam (MAHAGAPA) Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon, Senin (6/6) atau hari pertama Ramadhan 1437 Hijriah, tewas tabrakan di lintas Takengon-Bintang, tepatnya di kawasan Danau Lut Tawar, Kota Takengon.

Korban adalah Abdul Latief (25) atau lebih dikenal dengan panggilan akrab Atep atau Gerep, Senin (6/6) sekira pukul 15.00 WIB, meregang nyawa di ruas jalan Takengon-Bintang, tepatnya di kawasan Pukes, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah.

Ketika kejadian, korban yang menggunakan sepeda motor jenis shogun nopol BL 5413 GK laga kambing dengan mobil avanza Nopol B 1656 BIU.

Alhasil, akibat tabrakan maut tersebut, korban diperkirakan tewas di lokasi kejadian lantaran mengalami luka parah di bagian kepala setelah membentur kaca mobil dan terhempas ke aspal dan kondisi kedua kakinya patah. “Dia pergi memancing bersama abangnya di pinggir Danau Lut Tawar,” kata teman korban, Mamat kepada Prohaba, Senin (6/6) malam.

Tabrakan di lintas Danau Lut Tawar itu, membuat sepeda motor yang ditumpangi korban remuk dan nyaris tak berbentuk. Begitu juga dengan mobil avanza yang ditabrak korban, kondisinya hancur di bagian depan.

Diperkirakan sepeda motor dan mobil melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga tabrakan tak terhindarkan. Apalagi ruas jalan di pinggiran danau yang baru saja dibenahi sehingga membuat jalur tersebut menjadi bebas hambatan.

Menurut penuturan Mamat, korban sebelum mengalami kecelakaan pergi memancing bersama abangnya di pinggir Danau Lut Tawar, di kawasan Mepar, Kecamatan Kebayakan. Namun ketika sedang memancing, korban pamit dengan abangnya untuk pergi membeli umpang udang di kawasan Kebayakan. “Sebelum kecelakaan, dia sedang memancing. Karena umpan yang dibawa cuma lumut, sehingga Gerep, pulang ke kota untuk membeli udang,” tutur Mamat.

Namun lanjut Mamat, setelah beberapa saat ditunggu, justru Gerep tak kembali setelah membeli udang ke arah Kebayakan. “Ketika itu, abangnya yang menunggu Gerep membeli udang, mendapat kabar bahwa adiknya tabrakan, dan sudah diboyong ke rumah sakit,” ungkap Mamat sembari menambahkan, setelah mendapat pemeriksaan di rumah sakit, jenazah korban langsung dibawa ke kediamannya di Kampung Buntul, Kecamatan Permata, Kabupaten Bener Meriah. 

Abdul Latief alias Gerep dikenal sebagai mahasiswa yang aktif di organisai MAHAGAPA UGP Takengon. Bahkan ia tercatat sebagai salah seorang pengurus di organisasi itu. Kepergian Gerep di awal Ramadhan ini, menyisakan duka bukan hanya dikalangan keluarga tetapi MAHAGAPA kehilangan anggota terbaiknya. Bahkan, Gerep dikenal sebagai sosok pemuda suka bergaul.

Sementara itu, paskakejadian, barang bukti (BB) satu unit sepmor korban dan mobil avanza diamankan pihak Satlantas Polres Aceh Tengah, untuk penanganan lebih lanjut. “Untuk kasus laka lantas, tabrakan antara sepmor denga mobil, sudah kita tangani dan akan diproses sesuai dengan ketentuan yang ada,” kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Eko Wahyudi melalui Kasat Lantas, AKP Radhika Angga.(my)

Editor : hasyim
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site