ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh timur

Dalam Rutan, Dua Napi Dagang Narkoba

Jumat, 13 Mei 2016 16:19 WIB
* Dilapor Ka Rutan ke Polisi

IDI - Stigma penjara sebagai ‘surga’ bagi peredaran narkoba tetap saja belum tertepis. Rabu (11/5) petang, personil Sat Narkoba Polres Aceh Timur membekuk dua napi narkoba di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Idi Rayeuk, Aceh Timur, karena tertangkap tangan mengedarkan narkoba.

Penangkapan dua penghuni Rutan Idi Rayeuk itu justru bermula dari laporan Kepala (Ka) Rutan Idi, Yusnaidi SH kepada pihak polisi. Di hari yang sama, selain dua orang penghuni Rutan Idi, polisi juga mencokok satu tersangka sabu lainnya di luar rutan, dalam kesempatan terpisah.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Narkoba AKP Ildani Ilyas, kepada Prohaba, Kamis (12/5) menyebutkan, narapidana yang pertama ditangkap pihaknya adalah Bus (38) yang merupakan warga binaan Rutan Idi yang juga terkait kasus narkoba.

Penangkapan Bus, kata AKP Ildani, berawal informasi yang diterima pihaknya dari Kepala Rutan Idi Yusnaidi SH, yang melaporkan bahwa di Rutan Idi ada narapidana yang diduga melakukan peredaran narkotika jenis sabu-sabu. “Berkat informasi itu, kami langsung mendatangi Rutan Idi untuk menyelidikinya, dan kemudian kami berhasil membekuk narapidana yang mengedar sabu-sabu berinisial Bus. Dari tangan tersangka kami sita sabu-sabu satu paket seberat 0,10 gram,” ungkap AKP Ildani Ilyas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kata Ildani, tersangka Bus mengakui bahwa sabu-sabu itu diperolehnya dari seorang narapidana berinisial Naz (25). “Kemudian kami lakukan pengembangan dan berhasil menangkap Naz dengan barang bukti sebanyak dua paket sabu sabu seberat 0,36 gram,” jelas AKP Ildani.

Pengakuan kedua tersangka tersebut, jelas AKP Ildani, mereka memperoleh sabu-sabu itu dari warga Aceh Utara berinisial Bud (26).

“Warga Aceh Utara berinisial Bud inilah yang memberikan sabu-sabu kepada kedua tersangka. Bud memberikan sabu-sabu itu saat dia berkunjung ke Rutan Idi menemui Naz. Saat ini pemuda berinisial Bud warga Aceh Utara itu telah kami masukan ke dalam daftar pencarian orang (DPO),” ungkap Ildani.

Sementara itu, sambung AKP Ildani, masih pada hari yang sama yaitu Rabu (11/5) pukul 17.00 WIB, pihaknya juga menangkap seorang pengedar sabu-sabu dari samping Bank BRI di Gampong Tanoh Anou, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, berinisial Raj (27). “Raj yang berprofesi sebagai nelayan itu kami tangkap di samping Bank BRI di Gampong Tanoh Anou, Rabu (11/50 pukul 17.00 WIB,” ungkap AKP Ildani.

Dari tersangka Raj, kata Ildani, pihaknya berhasil menyita sabu-sabu satu paket seberat 0,10 gram, yang saat itu dimasukkan tersangka ke dalam kotak rokok Dunhil. “Tersangka mengaku sabu-sabu itu diperolehnya dari JL (35) yang juga merupakan warga Gampong Tanoh Anou. Kini, JL kami tetapkan menjadi DPO dan masih dalam pengejaran kami,” ungkap AKP Ildani.(c49)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site