ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / kutaraja

Kantor Advokat Zaini Djalil Terbakar

Sabtu, 30 April 2016 16:02 WIB
BANDA ACEH - Ruangan di lantai dua Kantor Advokat Zaini Djalil & Associates di Jalan Seulawah, Gampong Seutui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (29/4), sekira pukul 09.30 WIB, terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian ditaksir belasan juta.

Diduga, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Api diperkirakan pertama kali muncul dari exhaust fan (alat pengisap udara) yang ada di ruangan lantai dua tersebut. 

Kondisi ruangan di lantai dua Kantor Advokat Zaini Djalil beserta sejumlah barang habis terbakar. Namun, api tidak sempat merembes ke ruangan lain serta bangunan di sekitar lokasi lantaran petugas pemadam kebakaran Banda Aceh cepat bergerak ke lokasi. Salam hitungan menit, api sudah mampu dikuasai.

Kebakaran itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar lokasi. Warga melihat kobaran api disertai asap tebal mengepul dari kaca jendela lantai atas kantor itu. Sesaat kemudian, warga yang bertetanggaan dengan kantor advokat tersebut melaporkan hal itu kepada Zaqwan (26), warga Kompleks Perumahan Ujong Batee, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar yang bekerja membersihkan ruangan kerja di lantai satu kantor konsultan hukum tersebut.

Begegas Zaqwan naik ke lantai atas dan melihat alat pengisap udara di lantai dua itu terbakar. Api juga mulai menjalar ke bagian jendela. Lalu Zaqwan menyiram api sembari meminta bantuan petugas BPBD Banda Aceh. Dalam hitungan menit, satu unit mobil pemadam pun tiba di lokasi. Beberapa saat kemudian, api berhasil dijinakkan.

Zaini Djalil menjelaskan, api dipadamkan dengan cepat berkat kekompakkan Muspika Baiturrahman dibantu aparat Gampong Seutui beserta masyarakat setempat. Mereka secara bersama-sama membantu petugas BPBD memadamkan api. “Ini pantas diapresiasi, karena ini bagian kekompakan penangganan sebuah bencana,” pungkas Zaini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banda Aceh, Ridwan mengatakan selama ini petugas pemadam merasakan hambatan di lapangan. “Banyak warga kurang peka memberi jalan kepada petugas, meski sudah mendengar suara sirene pemadam. Tingkat kesadaran begitu rendah,” sebutnya.

Selain itu, banyak akses jalan yang dilalui sempit serta terhalang ranting serta kabel listrik yang rendah.  Kabid Pencagahan dan Kesiapsiagaan BPBD Banda Aceh, Sabri, mengatakan pihaknya akan memberikan sosialisasi dan simulasi kepada masyarakat gampong, tentang penanggulangan bencana.

“Kami juga memohon kalau ada kejadian kebakaran, sampaikan informasi yang benar, akurat, dan tepat ke nomor telepon 0651-44123,” ungkap Sabri.(mir)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site