ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / bireuen

Diduga Persaingan Dagang, Warga Gandapura Dibacok

Selasa, 12 April 2016 15:58 WIB
BIREUEN - Sintimen pribadi yang diduga terkait persaingan dagang dipungkasi dengan pembacokan dan pertumpahan darah. Imbasnya, Rusdi alias Cek Roih (50) keok setelah dibacok oleh H Salahuddin Abdulah (68) pada Minggu (10/4) sekira pukul 22.30 WIB, di pasar Gandapura.

Pangkalnya, Rusdi tengah berdiri di depan salah satu toko di samping Masjid Jamik Gandapura. Tiba-tiba, datang Salahuddin. Tanpa berbicara banyak, warga Keude Lapang yang juga pedagang di Gandapura itu langsung mengayunkan parang bertubi-tubi ke tubuh Rusdi. Seketika itu pula, Rusdi tersungkur dengan carah bercucuran.

Usai kejadian, Salahuddin langsung menyerahkan diri ke Kepolisian Sektor (Polsek) Gandapura. Warga setempat melarikan Rusdi ke Puskesmas Gandapura. Setelah diperiksa, di kepala Rusdi terdapat dua luka besar. Selain itu, tangannya juga luka-luka. Dia pun segera dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) dr Fauziah Bireuen.

Karena lukanya yang cukup parah, kemarin Rusdi menjalani operasi luka besar di bagian kepala dan tangan. Warga setempat mengatakan, Salahuddin dan Rusdi sama-sama berjualan di Pasar Gandapura. Namun, mereka beda varian dagang. Rusdi berjualan pakaian sedangkan Salahuddin usaha bahan bangunan.

Kapolsek Gandapura, Ipda Zulfikar, mengatakan tim penyidik sedang mengembangkan kasus itu. Kemarin, polisi sudah memintai keterangan sejumlah saksi. 

“Dugaan sementara, pembacokan itu terjadi karena setimen pribadi antara Salahuddin dan Rusdi. Kami belum bisa kami memintai keterangan korban karena sedang dirawat di RSU Bireuen,” kata Zulfikar kepada Prohaba, kemarin.

Petugas medis RSU dr Fauziah Bireuen mengatakan, Rusdi baru bisa dioperasi kemarin. “Semalam (kemarin malam-red) tidak bisa dioperasi karena tekanan darah tidak stabil,” ujar seorang perawat.(yus)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site