ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / bireuen

Polisi Aceh Gencarkan Perang Terhadap Narkoba

Jumat, 26 Februari 2016 15:49 WIB
BIREUEN - Personil polisi di Aceh terus menggencarkan perang terhadap kejahatan narkoba. Belasan orang terjaring dalam operasi penangkapan yang dilakukan polisi Aceh, baik melalui Operasi Antik Rencong yang baru berakhir, maupun melalui operasi rutin harian.

Dari Bireueun dilaporkan, personil Polres Bireuen, Rabu (24/2) sekitar pukul 23.00, menangkap dua orang diduga sebagai pengedar sabu saat berada di kawasan SPBU Simpang Leubu, Cot Puuk, Gandapura, Bireuen.

Keduanya yang dijaring Satres Narkoba Bireuen itu adalah Hs (25) beralamat di Desa Alue Rambong Kecamatan Juli, Bireuen, serta Mnz bin Mj (19) beralamat di Desa Meunasah Lhok, Kecamatan Muara Dua, Aceh Utara.

Kapolres Bireuen AKBP M Ali Kadhafi SIK melalui Kasat Narkoba, Ipda Rahmat SH, Kamis (25/2) kemarin mengatakan, beberapa waktu lalu, aparat penegak hukum menerima informasi tentang dugaan peredaran sabu yang dilakoni kedua tersangka.

Kedua tersangka itu dicokok saat hendak mengantar sabu dengan sepeda motor ke pemesan. Usai ditangkap petugas melakukan penggeledahan terhadap pria berinisial Hs. “Sabu dibungkus dalam plastik yang dibuang tersangka dan ditemukan petugas,” ujarnya.

Dari Sigli dilaporkan, personel Sat Narkoba Polres Pidie menangkap dua warga Kecamatan Kembang Tanjong, Rabu (24/2) sekira pukul 23.30 WIB, di lokasi terpisah di daerah pesisir itu. 

Awalnya polisi menangkap Hus (37) warga Gampong Lancang, Kembang Tanjong. Bersama Hus, hamba hukum menyita barang-bukti (BB) lima paket sabu seberat 0,38 gram. 

Dari ‘nyanyian’ Hus polisi membekuk SA (37) warga Gampong Jurong Bale, Kembang Tanjong, Kamis (25/2) sekira pukul 01.30 WIB, dini hari. Polisi tidak menemukan BB bersama SA.

Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK MH, kepada Prohaba, Kamis (25/2) mengatakan, penangkapan terhadap Hus merupakan target polisi. Aksi transaksi dilakukan Hus sudah tercium polisi, namun dalam beberapa kali penggerebekan, pria itu sukses kabur. “Anggota kita yang menyamar jadi pembeli melakukan transaksi dengan tersangka. Saat transaksi tersebut dilakukan, anggota kita langsung menangkap tanpa adanya perlawanan,” katanya.

Setelah dilakukan pengembangan, polisi lalu mencokok SA warga Gampong Jurong Balee. Polisi memancing SA untuk keluar dari persembunyiannya. Akhirya polisi bertemu dengan SA di jembatan Keude Kembang Tanjong sekira pukul 01.30 WIB, dini hari.

Dari Gayo Lues dilaporkan, sebanyak lima tersangka pengguna narkoba jenis sabu dan ganja diringkus personel Polres Gayo Lues (Galus) selama Operasi Antik Rencong 2016 di kabupaten tersebut. Selain itu juga, polisi berhasil menemukan ladang ganja seluas 16 Ha lebih terhitung dari bulan Januari hingga Febuari tersebut.

Kapolres Galus AKBP Bhakti Eri N, melalui Kasat Narkoba, Iptu Agam Suprapto, Kamis (25/2) mengakui tentang penangkapan tersangka serta pemusnahan ladang ganja itu.

Menurut Kasat Narkoba, dari 5 tersangka narkoba yang ditangkap tersebut, 3 tersangka tersandung kasus sabu-sabu, serta dua lainnya dalam kasus ganja.(c38/naz/c40)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site