ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / langsa

Kepala Dusun Dibeureukah di Lapak Judi

Senin, 1 Februari 2016 15:39 WIB
LANGSA - Tim gabungan penegakan syariat Islam Langsa, membeureukah (menangkap-red) seorang Kepala Dusun di lapak judi batu domino di Lorong Teladan, Alue Dua, Kecamatan Langsa Baro, Sabtu (30/1) sore. Bersama dia, juga diamankan seorang lainnya serta batu domino dan uang taruhan Rp 352 ribu.

Kepala Dusun Mulia Indah yang diamankan tersebut yakni Sup (58). Selain dia, tim yang terdiri dari petugas Dinas Syariat Islam, Wilayatul Hisbah (WH), dan aparat Kepolisian Resor (Polres) Langsa itu juga menciduk Mul (43), warga  Dusun Teladan. Kedua dusun itu berada di Alue Dua. Sementara dua penjudi lainnya berhasil kabur. Namun, nama mereka sudah diketahui petugas.

Pangkalnya, petugas mendapat laporan dari warga Dusun Teladan,di depan salah satu rumah warga setempat tengah berlangsung perjudian. Bahkan, dari laporan tersebut, warga mengaku hampir setiap hari berlangsung judi di sana. Warga tidak berani menegur lantaran para penjudi adalah Kepala Dusun Mulia Indah dan seorang lainnya yang buron, yakni Bur, merupakan pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan langsung menggerebek lapak judi batu domino. Saat petugas tiba, permainan sedang berlangsung. Saat itu juga, petugas menyergap para penjudi itu: Sup dan Mul. Sedangkan Ud (48) dan Bur (53) lari cot ikue.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Sup dan Mul beserta barang bukti diamankan ke Kantor Dinas Syariat Islam. Mereka akan dilimpahkan ke penyidik Polres Langsa untuk diproses sesuai Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014.

“Mereka terancam uqubat takzir dengan hukuman cambuk 30 kali di depan umum. Sementara dua penjudi lain kami minta menyerahkan dirinya kepada pihak terkait. Jika tidak, akan terus dicari,” sebut Ibrahim Latif, Kepala Dinas Syariat Islam Langsa kepada wartawan, kemarin.

Keuchik Alue Dua, Hasballah, mendukung penggerebekan itu. Karena, menurut dia, tindak perjudian di sana telah meresahkan warga. Dia juga mengaku malu dengan kejadian tersebut. “Ke depan, saya akan berusaha maksimal agar tidak ada lagi permainan judi di Gampong Alue Dua,” tandasnya.(zb)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site