ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh utara

Bandar Sembunyikan Sabu-sabu Dalam Abe Dapu

Kamis, 28 Januari 2016 16:17 WIB
LHOKSUKON - Aparat Satuan Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara menemukan satu paket sabu-sabu seberat 38,81 gram milik Abdul Wahab (28), warga Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Selasa (26/1) sore. Sabu-sabu dimaksud disembunyikan dalam abe dapu (abu sisa kayu bakar-red) di dapur sebuah rumah di Tanjong Drien, kecamatan sama.

Wahab ditangkap pada Senin (25/1) bersama Azhar alias Boy Bin (40) asal Pantonlabu. Saat itu, dia hendak mengadakan pesta sabu-sabu di rumah tersebut. Bersama dia, polisi menyita 1,25 gram sabu-sabu dalam kaca pirex dan alat isap rakitan dari botol air mineral.

Di lokasi kedua, Senin (25/1), petugas mengamankan lima pria saat hendak pesta sabu di Panteu Breuh, kecamatan sama. Kelima pria dimaksud yakni Abdurrahman (27) warga Matang Ano, Kecamatan Seunuddon, Zulfikar (33) warga Samakurok, Zulkarnain (32) warga Cempeudak, Joe J Lizar (22) warga Panteu Breuh, dan, M Rizki (20) penduduk Rambong Dalam, Kecamatan Tanah Jambo Aye. Bersama mereka, polisi menyita 11 paket sabu-sabu seberat 1,61 gram.

“Setelah penangkapan dua bandar dan lima pria yang diduga jaringan dua bandar tersebut, petugas terus mengembangkan kasus itu. Namun, Abdul Wahab mengaku tidak memiliki barang bukti lain, selain yang sudah diamankan petugas,” kata Kasat Narkoba Polres Aceh Utara, AKP Mukhtar kepada Prohaba, Rabu (27/1).

Karena curiga, pada Selasa (26/1), polisi langsung menggeledah lokasi penangkapan pertama. Dari hasil penggeledahan tersebut, ditemukan barang bukti 38,81 gram. “Barang itu dimasukkan dalam tas kecil dan disembunyikan di dapur dalam abu sisa kayu bakar,” kata Mukhtar.

Hasil pengembangan, diketahui Abdurrahman yang ditangkap di lokasi kedua adalah kurir dari Abdul Wahab. 11 Paket sabu-sabu kecil yang disita petugas juga dibeli Abdurrahman pada Abdul Wahab dengan uang panjar Rp 1 juta. Sisanya, akan dilunasi setelah barang terjual.

Sedangkan empat pria lain adalah pemakai yang sering membeli sabu-sabu pada Abdurrahman. “Tujuh tersangka yang sudah kami tangkap dijerat Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 114 ayat (2), Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Mereka diancam penjara maksimal seumur hidup,” katanya.(jaf)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site