ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Bongkar Rumah Warga, Siregar Tewas Dibalok

Selasa, 5 Januari 2016 16:49 WIB
MEDAN - M Syarif Zailani Siregar akhirnya meregang nyawa setelah kedapatan mencuri dan membobol rumah warga. Kekesalan ratusan massa yang tergabung dalam tiga kampung di Patumbak sudah tidak terbendung, dengan membabibuta massa menghajar pelaku pembobol rumah hingga tewas, Senin (4/1) kemarin.

Pelaku diketahui berumur 41, warga Jalan Garu VI Gang Langgar No. 8- E Harjosari I Kecamatan Medan Amplas?. Lelaki yang mempunyai dua istri dan satu anak ini tewas di tempat setelah dipukuli balok dan batu oleh warga menangkap Syarif membobol rumah Barokudin Tarigan (54) seorang Pegawai Negeri Sipil, warga Jalan Pertahanan Pasar V Desa Patumbak Kecamatan Patumbak?.

Diketahui rumah korban saat itu dalam keadaan kosong karena pergi ke pesta pagi harinya, dan rumah tersebut sudah dititipkan sebelumnya kepada Hardianta Barus untuk melihat-lihat? rumahnya.

?Selanjutnya, lama mondar-mandir pelaku langsung pergi ke belakang rumah, sementara sepeda motornya miliknya diparkirkannya di depan rumah korban dan masuk ke rumah korban.

Warga lain yang memergoki, Enkin Barus langsung menanyai pelaku “Ngapain di dalam Kau?” “Dengan gampangnya pelaku menjawab bahwa ia hanya numpang kencing seraya menghidupkan sepeda motor miliknya dan berupaya kabur,” kata Enkin.

Namun, Hardianta Barus berusaha menghalangi pelaku yang berusaha melarikan diri, meski begitu pelaku tetap berhasil melarikan diri sehingga Hardianta Barus berteriak maling secara berulang.

Mendengar teriakan itu, masyarakat langsung berdatangan dan begitu juga warga yang melintas di jalan berhenti berusaha mengejar pelaku, dan akhirnya berhasil menangkap pelaku.

?Sekira berjarak 100 meter dari rumah korban, pelaku pun menjadi bulan bulanan massa dan akhirnya pelaku terkapar meregang nyawa di pinggir Jalan Pasar V Patumbak dengan bagian kepala dan wajah berlumur darah? dihantam balok dan batu.

?Sementara warga lain membakar sepeda motor milik pelaku hingga gosong. Selanjutnya polisi membawa pelaku yang tewas ke Rumah Sakit Bhayangkara.

“Sebenarnya, polisi sempat membawa pelaku naik kereta (motor), tapi warga kembali mendorong pelaku hingga polisi dan pelaku terjatuh, dan pelaku sempat disiram bensin dan mau dibakar tapi saya larang. Pelaku kembali dihajar massa hingga tewas, sementara keretanya hangus dibakar, pelaku dihajar ratusan warga yang datang dari 3 kampung,” sebut Pelan (46) warga yang menyaksikan pembantaian itu.

?Sementara Kapolsek Patumbak, Kompol Wilson B Pasaribu didamping Kanit Reskrim, AKP Fery Kusnadi saat ditemui wartawan, mengakui adanya peristiwa tersebut, dan hingga kini pihaknya sudah memeriksa 3 saksi.

“Kita masih menyelidiki kasusnya, namun dari peristiwa itu pihak kita sudah membawa jenazah diduga pelaku pembobol rumah ke RS Bhayangkara. Selain itu kita mengamankan, kereta milik pelaku yg sudah hangus terbakar, kunci T, gembok rumah korban, Kunci L, Pahat, Obeng, kunci pintu yg dirusak?,” jelas kapolsek.(cr3/tribun-medan.com)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site