ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Putus Sekolah, RP Gabung Komplotan Maling

Sabtu, 21 November 2015 16:06 WIB
MEDAN - Remaja 17 tahun berinisial RP diringkus aparat Polresta Medan, karena diduga ikut bergabung kelompok pencuri spesialis rumah kosong, Kamis (19/11). Kasus ini masih dikembangkan karena diyakini masih ada pelaku lain yang terlibat.  

RP diringkus dari sebuah lokasi di pinggir rel kereta api di Jalan Panglima Denai, Medan Denai, Kamis (19/11) pagi. Tak lama berselang, tiga temannya, Dedek Monang (30), Dedi Perangin-angin (22) dan Melki Simanjuntak (30) juga diringkus saat berada di sebuah rumah di Jalan Elang Ujung. 

Keempatnya dituduh terlibat pencurian di rumah Lim Kim Nai alias Ami di Jalan Kapten Jumhana, Medan Area, Rabu (4/11) lalu. Kawanan ini menggasak uang Rp 52.831.000 dan ponsel. “Mereka masuk dengan cara merusak pintu garasi rumah korban. Keempatnya sudah mengakui ikut mencuri,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Helfi Assegaf, Jumat (20/11).

Saat pencurian terjadi, korban mengaku tidak berada di rumah. Para tersangka memang mengakui selalu menargetkan rumah mewah dalam kondisi kosong. Biasanya mereka terlebih dahulu mengawasi aktivitas korban sebalum mengeksekusinya. 

RP yang berusia paling muda merupakan rekrutan terbaru kelompok ini. Remaja ini mengaku sengaja bergabung karena tidak ada pekerjaan selepas putus sekolah. 

Dalam penangkapan ini polisi menyita dua sepeda motor, dua televisi, ponsel dan mesin genset hasil kejahatan. Diketahui komplotan ini sudah 15 kali melakukan aksinya. Jumlah ini bisa saja bertambah karena penyidik sedang mengecek ulang laporan warga yang masuk. “Sedang dicek laporan-laporan sebelumnya. Kalau sekarang ini diketahui ada 15 kasus yang melibatkan mereka,” tandas Helfi. 

Pemeriksaan juga diarahkan untuk membidik tersangka lainnya. Sebab dalam aksinya, komplotan ini dibantu beberapa orang yang bertugas sebagai pengintai maupun penadah.(mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site