ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / kutaraja

Menjambret, Dua Tukang Bangunan Diamuk Massa

Selasa, 6 Oktober 2015 16:25 WIB
* Satu Orang Ditemukan Saat Dinihari 

BANDA ACEH - Dua tukang bangunan babak belur diamuk massa, Senin (5/10) malam hingga dinihari, sejenak menjambret di kawasan Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Keduanya adalah Sulaiman (22) warga Kuta Binje dan Salman Alfarisi (23) warga Botren, Kecamatan Indra Makmur, Aceh Timur.

Keduanya ditangkap secara terpisah, bahkan salah satunya dicokok saat dinihari, setelah sukses bersembunyi di bantaran Krueng Aceh, setelah rekannya lebih dahulu ditangkap dan dihadiahi katupat bangkahulu.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli melalui Kapolsek Ingin Jaya, Iptu Edward M Nur kepada Prohaba, kemarin mengatakan, pada pukul 21.30 WIB kedua tersangka dengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F menjambret tas milik Rismaulina Juniarti (24) warga Desa Garot, Darul Imarah, Aceh Besar di Jalan Banda Aceh-Medan, Meunasah Krueng. Kedua pelaku berhasil melarikan tas berisi uang Rp 360 ribu dan emas 2,5 mayam.

Korban Rismaulina yang mengejar dan membuntuti, mendapati pelaku, Sulaiman berhenti di pinggir jalan di dekat Jembatan Lambaro, Desa Siron. Sedangkan temannya, Salman turun ke bawah jembatan Lambaro untuk menyimpan hasil jambretan. Korban langsung meneriaki pelaku, sehingga sejumlah warga dan pengendara langsung menghakimi pelaku yang tidak dapat mengelak. “Polisi langsung ke lokasi untuk mengamankan tersangka Sulaiman dan sepeda motornya ke Mapolsek, sedangkan tersangka Salman menghilang di dalam semak-semak di bawah jembatan,” ujar Iptu Edward.

Namun sekitar pukul 02.00 WIB dinihari, sejumlah warga Meunasah Krueng melihat seorang pemuda berlari-lari di desa setempat. Sebelumnya warga yang sudah diinformasikan oleh polisi ada pelaku jambret yang belum ditemukan, hingga warga langsung mengejar. Saat ditanyai warga ia langsung mengaku baru menjambret dan secara spontanitas ia juga dihakimi massa.

Kapolsek mengatakan, tersangka Salman menuju Desa Meunasah Krueng karena ingin naik angkutan umum untuk pulang ke Aceh Timur. Bahkan pengakuan tersangka, pada sorenya di hari yang sama mereka juga menjambret di kawasan yang sama. Namun diketahui korban tidak melapor ke Mapolsek. “Saat ini keduanya sudah kita amankan. Polisi juga menyelidiki asal usul sepeda motor pelaku, karena tidak dilengkapi surat dan nomor polsi. Kita imbau pada warga untuk waspada terhadap pelaku jambret yang mengincar tas korbanya, terutama di jalan yang sepi” ujar Edward.(mr)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site