ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / lhokseumawe

Santri Tangkap Pancuri Leumo

Kamis, 10 September 2015 16:15 WIB
LHOKSEUMAWE - Seorang pria, Rik (23) asal Cunda ditangkap para santri Dayah Darul Mujahidin Desa Blang We, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe, Rabu (9/9) sekitar pukul 03.00 WIB, atas tuduhan mencuri lembu (leumo) dayah tersebut.

Pimpinan Pesantren Darul Mujahidin, Tgk Muslim At-thahiri, menjelaskan, penangkapan berawal ketika beberapa santri melihat lembu milik mereka lari dari kandang menuju ke jalan, seperti ada yang mengganggu. Tidak lama kemudian, terlihat satu sepeda motor (sepmor) bolak-balik di depan pesantren. Selanjutnya, pengendara mematikan lampu sepmor, lalu mendekati lembu. “Satu dari mereka turun dan menangkap anak lembu, lalu memikulnya ke jalan. Melihat itu, santri saya yang memang sudah siaga langsung mendekat dan berhasil menangkap satu orang selaku pengendara sepmor, yakni Rik, sedangkan temannya berhasil kabur,” ujar Tgk Muslim.

Selanjutnya pemuda Rik digelandang ke perkarangan dayah. Tidak lama kemudian, warga pun sudah memenuhi dayah. “Masyarakat yang datang ke lokasi terlihat sangat marah, sehingga kami pun membawa tersangka ke dalam bilik supaya tidak terjadi amuk massa,” ulasnya.

Menurutnya, pascapenangkapan santrinya sempat disebarkan di sejumlah simpang jalan. Pihaknya pun melihat ada sebuah mobil jenis Avanza dan empat sepmor yang melintasi kawasan tersebut beberapa kali. Diduga mereka adalah komplotan Rik yang kemudian diserahkan pada pihak kepolisian. “Jadi kami menduga, Rik memiliki jaringan kuat, sehingga kami minta agar pihak kepolisian dapat mengusut tuntas perkara ini, apalagi masyarakat sekitar dayah kami selama ini sering kehilangan ternak,” pungkas Tgk Muslem.

M Isa warga setempat mengakui kalau mereka sudah sering kehilangan ternak. Baik berupa lembu, kerbau hingga kambing.(bah)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site