ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / kutaraja

Pengurus Masjid Al Makmur Tangkap Pancuri Silop

Kamis, 27 Agustus 2015 15:54 WIB
* Sandal yang Diambil Berdasarkan Order
* Wajah Pelaku Kerap Terekam CCTV

BANDA ACEH - Sekuriti bersama pengurus Masjid Al Makmur Lampriek, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, menangkap Amiruddin (51), Selasa (25/8) malam. Wajah warga Peuniti, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, terekam CCTV saat mencuri silop (sandal-red) milik jemaah masjid tersebut.

Uniknya, Amiruddin beraksi sesuai orderan. Dia akan mengambil sandal di masjid dimaksud bila ada orderan merek tertentu. Kemudian, dia menjual kepada pemesan dengan harga miring.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Zulkifli, mengatakan Amiruddin diserahkan pukul 22.00 WIB, setelah tertangkap mencuri sandal milik Ilham (28), warga Ingin Jaya, Aceh Besar. Seusai shalat magrib, Ilham mencari-cari sandalnya. Karena tak ditemukian di sekitar masjid, dia melaporkan kasus hilnganya sandal milik dia kepada sekuriti masjid.

Para Satpam dan pengurus masjid itupun langsung melihat rekaman CCTV. “Saat itulah terpampang wajah Amiruddin dan diketahui telah berulang kali beraksi,” kata Zulkifli kepada Prohaba, kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Supriadi, menyebutkan Amiruddin memilih waktu mencuri saat shalat Magrib dan Isya. Sepintas, Amiruddin terlihat seperti jemaah yang ingin melaksanakan shalat berjemaah. Setiba di masjid, dia ikut mengambil air wudhu. Tapi, Amiruddin tidak memiliki niat shalat berjemaah. Dia hanya berdiri sampai di tangga masjid.

Begitu suasana mulai sepi, Amiruddin pun mulai beraksi. “Pelaku menukar sandal yang dikenakan dengan sandal milik jemaah yang menjadi targetnya,” sebut Supriadi.

Kata dia, selama ini Amiruddin mengambil sandal bermerek seperti Jim Joker dan lainnya, yang seharganya ratusan ribu rupiah. Dari pengakuan Amiruddin, semuanya dicuri di Masjid Al Makmur, Banda Aceh.

Bahkan, sandal-sandal bermerek itu telah berhasil dijual hingga ke Aceh Barat, seharga Rp 250 ribu, kepada seseorang berinisial Ja. “Parahnya lagi, setiap sandal yang dicuri itu telah dipesan sebelumnya oleh seseorang. Ini tak ubahnya kejahatan yang terorganisir, meski masuk dalam tindak pidana ringan,” sebut Supriadi.

Akibat perbuatannya, Amiruddin mendekam di sel Polresta Banda Aceh. “Korban dan pelaku sudah kami mintai keterangan. Tinggal dua saksi dari petugas dan pengurus Masjid Al Makmur. Setelah itu, langsung kami kirimkan ke pengadilan,” pungkas Supriadi.(mir)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site