ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh barat

Residivis Edarkan 5 Gram Sabu Dibekuk

Selasa, 25 Agustus 2015 15:52 WIB
MEULABOH - Satuan Narkoba Polres Aceh Barat, menangkap Meli Defmin (24) warga Drien Rampak, Meulaboh, Aceh Barat, akhir pekan lalu. Pria muda itu menjadi tersangka dalam kasus peredaran narkoba jenis sabu sabu seberat 5 gram. 

Hingga Senin (24/8), pelaku Meli dan seorang tersangka lainnya, Winer alias Adoe (35) warga perumahaan Pasi Masjid Meulaboh yang dicokok dari pengembangan kasus tersebut, masih diamankan di Mapolres Aceh Barat. “Barang haram ini diperoleh pelaku dari Nagan Raya dan BB tergolong besar dengan kisaran harga Rp 5 juta/paket,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyambodo Nugroho SIK melalu Kasat Narkoba, AKP Darkasy SE kepada Prohaba, Senin (24/8) kemarin.

Menurutnya, selain mengamankan BB dari tersangka Meli, polisi juga mengamankan satu paket dari tersangka Winer. Kasus ini masih terus didalami polisi guna mengungkap peredaran sabu-sabu di Aceh Barat. “Kepada masyarakat yang mengetahui ada praktik narkoba segera dilaporkan ke polisi,” kata Darkasy.

Kasat Narkoba Polres Aceh Barat menambahkan, sebelumnya, tiga warga Aceh Barat yakni seorang pecatan polisi dan wanita janda serta seorang pemuda ditangkap pada Kamis (20/8) petang silam. Dua di antaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan polisi Yovi Aroja, wanita Salmawati (38). Sedangkan Maidi Gunawan (20) warga Kampung Belakang hanya sebagai saksi karena tidak terlibat. “Dua jadi tersangka dan satunya dikembalikan kepada orang tuanya,” kata Darkasy, Senin kemarin.

Menurutnya, dari keterangan tersangka, sabu-sabu yang mereka edarkan dikendalikan oleh seorang napi yang saat ini mendekam di LP Banda Aceh. Napi tersebut menelpon pembeli dan pengedar dengan tempat yang sudah ditentukan. “Terhadap dugaan keterlibatan napi akan dikoordinasikan dengan jaksa dan akan memintai keterangan napi yang telah diketahui identitasnya tersebut,” kata Darkasy.(riz) 


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site