ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / nagan raya

Warga Darul Makmur Hilang Terseret Arus

Jumat, 26 Juni 2015 15:20 WIB
SUKA MAKMUE - Putra bin Alamsyah (19) seorang pemuda yang tercatat sebagai warga Desa Serbajadi, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Rabu (24/6) sekira pukul 17.30 WIB, hilang terseret arus Krueng Lamie. Hingga Kamis (25/6) kemarin, pria itu belum diketahui keberadaannya. 

Saat kejadian, korban mandi bersama sejumlah rekannya, namun tiba tiba ia terseret arus sungai. Petugas kemanusiaan dari BPBD Nagan Raya, SAR Pos Meulaboh, serta petugas kepolisian dan TNI beserta masyarakat, terlibat melakukan pencarian terhadap korban.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun hingga kemarin, sebelum dilaporkan tenggelam akibat terseret arus, korban Putra bin Alamsyah sedang mandi sungai bersama sejumlah rekan-rekannya yang berjumlah enam orang.

Ketika korban tenggelam dan terseret arus, ia sempat meminta tolong kepada rekan-rekannya. Namun rekan korban malah mengira itu hanya akal akalan korban untuk bercanda. Namun disaat itu, korban Putra juga terus meminta tolong kepada rekan rekannya.

Setelah korban tak muncul muncul, para rekan spontan melakukan pencarian guna memastikan keberadaan Putra. Bahkan hingga menjelang magrib, pencarian itu tak membuahkan hasil. Akhirnya kasus tersebut dilaporkan kepada masyarakat setempat dan pihak terkait guna dilakukan pencairan terhadap korban yang hilang.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Muhammad Yusuf Gadeng yang dikonfirmasi, kemarin, mengaku hingga kini pihaknya terus berusaha melakukan pencairan terhadap korban yang tenggelam di Sungai Lamie. “Proses pencarian terhadap korban terkendala dengan arus sungai yang deras, sehingga memaksa petugas harus ekstra hati-hati. Sejauh ini korban belum kami temukan korban,” kata M Yusuf Gadeng.

Ia mengakui, selain melakukan pencarian menggunakan rubber boat, proses pencarian terhadap korban tenggelam ini kemungkinan besar akan dilakukan secara menyelam. Namun upaya itu hingga kemarin belum bisa dilakukan karena arus sungai di kawasan ini sangat deras sehingga membahayakan keselamatan tim pencari.(edi)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site