ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / nagan raya

Pencari Giok Tewas Tertimpa Batu di Hutan Beutong

Selasa, 26 Mei 2015 15:02 WIB
SUKA MAKMUE - Warga Cot Sala, Gampong Kulam Jeureuneh, Kecamatan Beutong, Nagan Raya, Rustam (40), tewas mengenaskan setelah tertimpa bongkahan batu besar di dalam hutan di kawasan Alue Teungku, Blang Neuang, kecamatan sama. Pada Minggu (25/5), sekira pukul 16.00 WIB itu, Rustam dan rekannya, Anto (35), tengah mencari batu giok.

Sebelum kejdian, Rustam bersama Anto mencari batu giok dengan cara mengeruk batu. Setelah sekian lama tak menemukan batu yang mereka cari, tiba-tiba Anto menggali tanah di bagian bawah bongkahan batu besar. Namun, tanpa diduga, batu yang sebelumnya tertancap di tebing ini, terjatuh hingga menimpa kepala Rustam. Dia pun tewas seketika di lokasi kejadian. Sedangkan Anto, berhasil menghindar dari musibah ini.

Informasi lain, sebelum kejadian, Rustam sempat duduk di sekitar batu yang akhirnya menimpa tubuhnya itu. Karena sebelum kejadian, Anto juga mencari batu di sekitar bongkahan batu besar ini. Karena tidak menemukan batu yang dicari, Rustam pun beristirahat di bawah batu yang sebelumnya telah dikeruk. Naas, batu besar ini menghantam tubuhnya.

Dalam situasi tegang, sejumlah pencari batu di lokasi kejadian langsung meminta pertolongan. Sejumlah TNI maupun Polri, langsung menuju ke lokasi bersama para pencari batu lainnya. Proses pemindahan batu besar yang menimpa kepala serta tubuh Rustam, mencapai satu jam lebih. Seusai batu tersebut digeser, kondisi Rustam mengenaskan. Kemarin siang, Rustam dikebumikan pihak keluarga.

Informasi beredar, lokasi tewasnya Rustam itu juga pernah terjadi memakan korban. Pada 2014 dan awal Januari 2015 lalu, sejumlah pencari batu alam disambar petir. Korban pun tewas di lokasi kejadian. Selain itu, pernah juga terjadi angin kencang yang menyebabkan pondok pencari batu alam di kawasan itu ambruk.

Kapolsek Beutong, Ipda Banta Amat, mengatakan berdasarkan penyelidikan pihaknya, Rustam tewas akibat kecelakaan. Tidak ada unsur pembunuhan pada kejadian itu.

Ia mengakui, pihak keluarga juga tidak mempersoalkan kematian Rustam. Bahkan, pihak keluarga telah menandatangi surat perjanjian, tidak akan memperkarakan musibah tersebut. “Karena kami menilai musibah ini murni kecelakaan,” kata Banta kepada Prohaba, kemarin.(edi)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site