ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / bireuen

Lagi, Bayi Dibuang di Areal Pabrik Batubata

Kamis, 7 Mei 2015 16:07 WIB
* Dimasukkan Dalam Kantong Kresek Hitam

BIREUEN – Miris dan memprihatinkan! Para petualang seks kembali membuang bayi mereka di lokasi pabrik batu bata. Kali ini giliran warga Dusun Paya Beunot, Desa Pante Gajah, Peusangan, Bireuen, dihebohkan dengan ditemukannya bayi laki-laki di dekat pabrik batu bata. Bila sebelumnya, bayi dibuang telah menjadi mayat, dalam temuan Rabu (6/5) sekira pukul 11.30 WIB kemarin, bayi tak berdosa dalam kondisi sehat itu dibuang begitu saja. Sebuah tindakan layaknya kucing yang dibuang pemiliknya di jalan raya atau di pasar ikan. 

Sebelumnya, temuan bayi dibuang terjadi di Desa Juli Paseh Bireuen. Kala itu sesosok bayi yang baru dilahirkan di buang ke kolam bekas galian batu bata. Dalam kejadian tanggal 23 April di Desa Juli itu, sang bayi malang sudah dalam kondisi tewas. Belakangan, terungkap jika sang bayi lahir dari hubungam zina kedua orang tuanya.

Informasi yang dihimpun di Puskesmas Peusangan meyebutkan, bayi laki-laki itu ditemukan oleh Idayati, ibu rumah tangga warga Pante Gajah. Saat itu Idayati pulang kerja dari pabrik batu bata tersebut. Tiba-tiba ia mendengar suara tangisan bayi dan lalu mencarinya. Ia sangat terkejut saat menemukan bayi laki-laki tersebut menangis dalam kantong kresek hitam. “Saya mendengar suara bayi menangis, saya kira suara bayi dari rumah warga, saya sangat terkejut melihat bayi dalam kantong plastik kresek hitam dengan kondisi bersih lengkap pakaiannya, kemudian saya beritahukan kepada warga lainnya,” kata Idayani.

Beberapa saat kemudian warga berduyun-duyun ke lokasi penemuan bayi dan memberitahukan kepada polisi. Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Peusangan yang mendapat informasi penemuan bayi pun tiba di lokasi. Selanjutnya, bayi dievakuasi ke Puskesmas Peusangan.

Hasil pemeriksaan tim medis di puskesmas setempat, bayi laki-laki tersebut beratnya 3 kilogram, dengan kondisi tubuh sehat dan normal. Bayi itu diperkirakan baru berumur sekitar dua hari. “Bayi laki-laki ini kondisinya sehat dan normal, umurnya diperkirakan baru dua hari, bayi tersebut diminta oleh Idayati yang menemukan pertama untuk merawatnya,” kata dr Ihsan, kepala Puskesmas Peusangan.

Kapolsek Peusangan Iptu Elisa Maharani menerangkan, setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat, langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP). “Tadi kita langsung turun melakukan pengecekan langsung ke lokasi penemuan, kita akan mencari orang tua pembuang bayi itu,” terangnya. (c38) 

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site