ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh utara

Diwarnai Ledakan, Rumah Adik-Kakak Hangus Terbakar

Selasa, 21 April 2015 15:50 WIB
LHOKSUKON - Disebut-sebut disertai sebuah ledakan, dua rumah di Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Senin (20/4) sekitar pukul 13.15 WIB, hangus terbakar. Kedua rumah itu masing-masing milik Hamdani (45), berkonstruksi kayu dan rumah semi permanen milik kakaknya, Hj Nurma (50), janda yang letaknya berdampingan. Sejauh ini, sumber api masih dalam proses penyelidikan polisi. 

Saat kejadian tersebut, rumah Hamdani dalam keadaan kosong. Karena istrinya sedang berjualan, sedangkan Hamdani sedang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia, Aceh Utara karena gangguan jiwa.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo melalui Kapolsek Syamtalira Bayu, Ipda P Simamora kepada Prohaba, kemarin, menyebutkan, petugas langsung ke lokasi kejadian usai mendapat informasi untuk menyelidikinya. Informasi dari warga, saat kebakaran itu ada suara ledakan. Namun, petugas masih menyelidikinya.  

“Kita masih menyelidiki dari mana sumber api yang menyebabkan kedua rumah itu terbakar. Rumah pertama yang terbakar milik Hamdani, tapi belum diketahui sumbernya apinya,” ujar Kapolsek Syamtalira Bayu.

Sebuah sumber menyebutkan, tiba-tiba warga melihat api sudah mulai membesar dari bagian dapur rumah Hamdani. Dalam waktu yang tak lama, api langsung meludeskan rumah berkonstruksi kayu itu, sehingga semua barang dalam rumah tersebut tak sempat diselamatkan. “Api kembali merambah ke rumah Nurma yang berdekatan dengan rumah Hamdani. Beruntung saat itu lima unit armada pemadam kebakaran, tiba di lokasi dan langsung berupaya memadamkan api, tapi bagian dapur rumah Nurmala ikut terbakar,” kata Rudi.

Ke lima unit pemadam tersebut, yakni dua milik Pemkab Aceh Utara, dua lagi milik Pemko Lhokseumawe, serta satu unit lagi dari PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). “Kendati hanya bagian dapur yang terbakar, tapi tak bisa ditempati lagi. Karena itu kami berharap kepada Pemkab Aceh Utara membantu kedua keluarga korban, sehingga keduanya bisa memiliki rumah yang layak huni lagi,” ujar Rudi.

Sementara itu, Keuchik Beunot, Nurdin Ismail menyebutkan, meskipun rumah Nurma hanya bagian dapur terbakar, tapi atap seng bagian depan juga rusak saat dipadamkan api agar tak merambat ke rumah lain yang berdekatan dengan kedua rumah tersebut, sehingga tak bisa ditempati.

“Untuk sementara kedua keluarga tersebut harus menumpang di rumah keluarganya karena Rumah Hamdani ludes terbakar dan rumah Nurma tak bisa ditempati lagi. Kita berharap pemkab membantu kedua warga tersebut,” harapnya.(jf)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site