ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / nagan raya

Bos Sabu Nagan Diringkus di Gunung Kong

Selasa, 21 April 2015 15:49 WIB
* Diwarnai Letusan Senjata Api

SUKA MAKMUE - Siboy alias Siboss (37), seorang bandar sabu terbesar di Kabupaten Nagan Raya, akhirnya pada Minggu (19/4) malam sekitar pukul 20.00 WIB, berhasil ditangkap aparat kepolisian dari Satuan Narkoba Polres Nagan Raya di kawasan Gunong Kong, Kecamatan Darul Makmur, ketika sedang melakukan transaksi penjualan sabu kepada masyarakat di wilayah itu.

Penangkapan terhadap Siboy ini tergolong unik. Pasalnya, pria tersebut selama ini telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) selama 15 kali oleh aparat penegak hukum di wilayah tersebut terkait kasus narkotika jenis sabu. Ia berhasil ditangkap setelah sebelumnya berusaha melarikan diri dari kejaran petugas.

Langkah Boy alias Siboss terhenti ketika polisi melepaskan tembakan ke udara. Pasalnya, ketika akan ditangkap, pria ini dikabarkan selalu berhasil melarikan diri.

Informasi yang diperoleh wartawan di Mapolres Nagan Raya menyebutkan, penangkapan terhadap bandar sabu ini memakan waktu yang sangat lama. Pasalnya, dari 15 kasus narkoba yang pernah ditangani polisi, rata-rata pelaku yang ditangkap mengaku barang haram itu didapatkan dari Siboss dengan markasnya di kawasan Gunung Kong, Kecamatan Darul Makmur.

Bahkan, polisi yang akan menangkap pelaku juga heran dengan sepak terjang Siboss yang dikabarkan menjual sabu seperti menjual kacang goreng. Artinya, pelaku menjual barang haram itu dengan paket kecil yang dijual sendiri kepada pemakai serta sejumlah bandar dan penjual sabu lainnya.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Agus Andrianto SIK yang dikonfirmasi wartawan, Senin (20/4), di ruang kerjanya mengaku penangkapan terhadap Siboy alias Siboss itu terpaksa diwarnai tembakan peringatan ke udara ketika dilakukan penangkapan di kawasan Gunung Kong, Kecamatan Darul Makmur.

“Pelaku merupakan bandar narkoba yang selama ini dicari-cari polisi. Ia merupakan bandar yang selama ini kerap memasok sabu ke sejumlah pengedar lainnya di Nagan Raya maupun pengedar dari Abdya hingga ke Aceh Singkil,” kata Kapolres.

Kapolres juga mengakui, berdasarkan informasi yang diperoleh polisi menyebutkan, Siboy merupakan pemain lama dan diduga mendapatkan pasokan sabu dari Bireuen serta sejumlah kawasan di pantai timur utara Aceh. “Kami masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan besar pasti ada jaringan lainnya terkait sepak terjang pelaku,” kata Kapolres Agus Andrianto SIK.(edi)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site