ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Pengunjuk Rasa Rusak Mobil dan Aniaya Pengemudi

Kamis, 9 April 2015 15:54 WIB
MEDAN - Unjuk rasa menuntut penerbitan surat tanah oleh ribuan warga Sarirejo, Medan Polonia berjalan tidak simpatik karena diwarnai perusakan dan penganiayaan, Rabu (8/4). Bahkan massa sempat berusaha menumbangkan pintu pagar gedung DPRD Sumut. 

Penganiayaan ini dilakukan massa terhadap seorang pengemudi mobil Daihatsu Xenia yang dianggap berupaya menerobos konvoi mereka di Jalan Pulau Pinang, Medan Barat. Satu dari tiga penumpang mobil itu turun karena terlihat tidak senang dengan ulah massa yang memukuli kendaraannya. 

Pria yang mengenakan kaos loreng TNI bahkan sempat duel dengan salah saru pengunjuk rasa. Namun tak lama kemudian, ia langsung babak belur dikeroyok demonstrasn. Pria tersebut luput dari luka yang lebih parah setelah diamankan polisi. Massa pun melampiaskan amarahnya dengan memukuli mobil pria itu hingga sebagian kacanya pecah. 

Unjuk rasa ini dipusatkan massa di DPRD Sumut untuk menagih janji legislatif mendesak BPN Sumut menerbitkan surat tanah tempat mereka berdomisili. Sejak puluhan lalu, warga terlibat saling klaim dengan TNI AU atas hak kepemilikan lahan seluas 500 hektar itu. Saat ini mereka terancam digusur karena dinyatakan sebagai penghuni liar karena tidak memiliki surat kepemilikan tanah. “Bayangkan sudah ada 36 ribu jiwa yang tinggal di situ sejak tahun 1950-an,” kata koordinator aksi, Pahala Napitupulu. 

Di gedung dewan ini pun massa tidak menunjukkan sikap santun. Sepanjang aksi mereka terus menggoyang pagar gedung DPRD Sumut hingga menimbulkan kerusakan. Aksi mereka baru terhenti setelah delapan perwakilan mereka diminta masuk untuk membahas masalah itu secara tertutup.(mad)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site