ProHaba.co Mobile
home / haba medan

Dugaan Malpraktik, Polisi Tunggu Saksi Ahli

Rabu, 25 Maret 2015 15:39 WIB
MEDAN - Polresta Medan masih menunggu keterangan saksi ahli untuk mengungkap tudingan malpraktik yang dilakukan Dr H hingga menyebabkan meninggalnya pasien, Maruli Simanjuntak (33). RS Mitra Sejati sendiri membantah dan siap menghadapi proses hukum.

Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Wahyu Bram menjelaskan saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Utara. Tak tertutup kemungkinan saksi ahli akan berasal dari organisasi perkumpulan para dokter tersebut. Namun Wahyu tidak bisa memastikan jadwal pemeriksaannya. 

“Ini lagi kita koordinasikan. Tidak bisa cepat, bisa sebulan,” katanya tanpa merinci alasan penyebab lamanya proses pemeriksaan itu, Selasa (24/3). 

Dijelaskannya, dari hasil autopsi di RSU Pirngadi, Medan ditemukan semacam bakteri infeksi pada bekas luka operasi. Namun apakah bakteri ini yang menyebabkan kematian, Wahyu mengungkapkan masih butuh uji laboratorium. “Ini sekarang sudah kita bawa ke laboratorium forensik. Makanya untuk kasus seperti ini tidak bisa cepat,” tandasnya. 

Dugaan malpraktik ini dilaporkan Bungaria boru Simbolon (55) setelah anaknya meninggal di RSU Mitra Sejati, Senin (23/3) pagi. Ia yakin kematian ini dampak dari kesalahan Dr H melakukan diagnosa yang berujung dilakukannya operasi usus buntu pada Jumat (20/3). Selepas operasi itu, kondisi putra bungsunya semakin memburuk menyusul demam tinggi disertai lumpuh. 

Namun RSU Mitra Sejati membantah tudingan itu, dan memastikan Dr H sudah bekerja sesuai prosedur. Melalui humasnya, Erwinsyah, rumah sakit di Jalan AH Nasution, Medan Johor ini siap menghadapi proses hukum. “Kita memiliki rekam medisnya, nanti akan kita tunjukkan,” katanya. (mad)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site