ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / aceh utara

Kasus Bocah Kesetrum, Pemilik Ditahan

Rabu, 28 Januari 2015 15:46 WIB
LHOKSUKON - Safwani (30) pemilik kebun timun tempat meninggalnya, Suhil Azmi (10), Sabtu (24/1) hingga kini masih ditahan di Mapolsek Nisam. Pihak polisi masih memeriksa saksi dalam kasus meninggalnya bocah akibat kesetrum perangkap listrik di Desa Seumirah, Nisam Antara, Aceh Utara itu.

Kapolsek Nisam, Iptu Abdul Latif, Selasa (27/1) mengatakan, pihaknya sudah memeriksa saksi dari pihak keluarga korban, kini pihaknya sedang menunggu saksi yang melihat, yakni M Ali (45).

Surat panggilan sudah dilayangkan namun saksi belum hadir untuk diperiksa. “Saksi yang melihat belum datang untuk diperiksa, mungkin saksi ini sedang sibuk  bertani. pemilik kebun masih ditahan untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” ujar Abdul Latif.

Keuchik Seumirah, Hasanuddin menceritakan, setelah mengorek informasi di desanya diketahui pada hari itu sepulang sekolah, Suhil Azmi bersama tiga temannya ingin memancing di sungai dekat kebun Safwani, namun mereka masuk ke kebun tersebut untuk mengambil timun. Saat korban tersengat listrik tiga teman korban lari karena ketakutan melihat korban sudah kesetrum, hingga seorang petani, M Ali lewat dan menarik korban yang tersangkut.

Terkait kejadian itu, pihak Desa Seumirah mengadakan rapat yang meminta semua kebun yang memasang perangkap dengan kabel arus listrik untuk segera dilepas, karena dianggap dapat membahayakan manusia. “Kami sudah imbau kepada petani tentang pelarangan memasang perangkap listrik, agar tidak ada jatuh korban lagi,” ujar Hasanuddin.(mr)

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site