ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / lhokseumawe

Tabrak Lembu, Pramuniaga Apotik Patah Patee

Minggu, 25 Januari 2015 15:12 WIB
* Baru Februari Nanti Ditertibkan

LHOKSEUMAWE – Rasidi (52) seorang pramuniaga atau penjaga Apotik Setia Lhokseumawe, Sabtu (24/1) sekira pukul 14.00 WIB, mengalami nasib sial. Pria itu tersungkur dan mengalami cedera sejenak sepmor yang ia kendarai menabrajk lembu.

Sementara Sekdako Lhokseumawe Dasni Yuzar yang ditanyai seputar aksi hewan yang meresahkan pengguna jalan itu, mengatakan, penertiban hewan baru dilakukan nanti pada Bulan Februari. Walaupun qanun soal larangan ternak masuk kota itu sudah disahkan sejak tahun 2009.

Insiden tabrak lembu itu terjadi pada jalan Nasional Medan-Banda Aceh, tepatnya di Desa Meunasah Masjid Cunda, Lhokseumawe. Rasidi mengalami luka-luka di bagian keningnya dan tulang kering kaki kirinya patah.

Berdasarkan informasi dihimpun, Rasidi yang mengendarai sepeda motor jenis Astrea Prima BL 5082 AD bergerak dari arah Barat ke Timur atau dari arah Banda Aceh menuju Medan, dengan kecepatan sekitar 60 KM/jam. Saat sampai di lokasi kejadian, seekor lembu yang awalnya berdiri di pinggir jalan langsung masuk ke badan jalan. Maka tanpa bisa dielak, sepeda motor yang dikendarai Rasidi langsung menghantam badan lembu. “Selanjutnya dia pun terpelanting bersama lembu yang ditabraknya,” ujar Surya Indrawan, seorang saksi mata.

Melihat kejadian tersebut, warga langsung memberi pertolongan dan melarikan korban ke Puskesmas Muara Dua yang letaknya sekitar 300 meter dari lokasi. Sedangkan lembu, pasca ditabrak sempat terduduk sekitar lima menit, setelah itu langsung berjalan seperti biasa lagi.

Sementara kondisi sepeda motor, yang rusak hanya bagian depannya saja. Dokter Piket Puskesmas Muara Dua, dr Resya Nanda menyebutkan, kalau tulang kering kaki kiri korban positif patah, lalu mengalami dua luka robek dan satu luka lecet di kening, serta luka lecet di tangan kanan.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, kalau lembu berkeliaran di Kota Lhokseumawe sudah sangat meresahkan, dan insiden tabrakan pun sudah berulang kali terjadi. Karenanya warga mengharapkan Pemerintah Kota Lhokseumawe bisa melakukan penertiban secara serius terhadap ternak yang berkeliaran di dalam kota, agar kejadian seperti yang dialami Rasidi tidak terulang lagi.(bah)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.serambinews.com |  

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site