ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / pidie

Polres Pidie Gulung Sindikat SS

Selasa, 20 Januari 2015 16:05 WIB
* BB 0,5 KG Sabu Disita
* Senapan Angin dan Pistol Airsoft Gun Diamankan 

SIGLI - Melalui sebuah operasi berantai dengan sistem undercover buy (pembelian dengan menyamar), selama 2x24 jam, aparat Polres Pidie, berhasil menggulung sindikat bandar sabu sabu (SS), wilayah perbatasan Pidie Jaya-Birueun. Hamba hukum membekuk empat tersangka, serta barang bukti sabu sabu seberat 0,5 Kg lebih (602,54 gram), dengan taksiran harga Rp 400 juta.

Jumlah sabu terbesar atau nyaris 6 ons disita dari tersangka Mahdi Afan (43) warga Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen. Lelaki paruh baya itu ditangkap di rumahnya bersama barang-bukti (BB) sabu seberat 597,28 gram yang diduga hendak diselundupkan ke Banda Aceh. Polisi juga menemukan satu pucuk senapan angin dan satu pistol Airsoft Gun saat dilakukan penggeledahan di rumah Mahdi.

Kapolres Pidie, AKBP Sunarya SIK, kepada Prohaba, Senin (19/1) mengatakan, penangkapan terhadap Mahdi Afan, diawali penangkapan terhadap Mirza Sulaiman (20) warga Gampong Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya. Mirza ditangkap polisi saat berada di salah satu warung nasi di Gampong Dalam, Sabtu (17/1) sekitar pukul 22.00 WIB.

Mirza ditangkap berdasarkan laporan warga, bahwa yang bersangkutan sering melakukan transaksi barang haram itu. “Kami menyita BB sabu dari Mirza tiga paket sabu yang dikemas di dalam plastik kecil seberat 1,96 gram,” katanya. 

Berdasarkan ‘nyanyian’ Mirza, polisi berhasil menangkap Yushadi Ibrahim (37) warga Gampong Ulee Glee, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, Minggu (19/1) sekitar pukul 11.30 WIB. Penangkapan Yushadi melalui undercover buy dilakukan polisi. Dari tangan Yushadi polisi mengamankan BB dua paket sabu dibungkus plastik kecil seberat 3,30 gram. 

Dari penelusuran lebih lanjut, polisi akhirnya mendapatkan satu nama yang diyakini sebagai gembong bandar sabu, yang belakangan diketahui bernama Mahdi Afan warga Gampong Arongan, Kabupaten Bireuen.

Hamba hukum kembali melakoni aksi undercover buy dengan Mahdi sebagai strategi menjebak pelaku. Mahdi dengan mudah ditangkap di rumahnya, walau sempat berusaha kabur. Polisi terpaksa melepaskan tembakan ke udara untuk menghentikan Mahdi. Dari keterangan Mahdi, polisi menciduk Anwar M Daud (36) Gampong Keude, Kecamatan Idi Cut, Aceh Timur. “Dari keduanya kami menyita BB lima paket dan dua paket sabu yang dikemas dengan plastik seberat 597,28 gram. Total semua BB sabu adalah 602,54 gram. Hasil pemeriksaan polisi, sabu 0,5 Kg lebih milik Mahdi hendak diseludupkan ke Banda Aceh melalui kurirnya. Kami juga menyita satu pucuk senapan angin dan satu pistol Airsoft Gun di rumah Mahdi,” kata Kapolres Sunarya, didampingi Kasat Narkoba Polres Pidie, AKP Andi Cakra Putra.(naz)

Kunjungi juga :
www.serambinewstv.com | www.menatapaceh.com |
www.serambifm.com | www.serambinews.com |  

Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site