ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / bireuen

Amuk Api Jelang Magrib, Rumah Kepsek Ludes

Kamis, 4 Desember 2014 15:45 WIB
BIREUEN – Rumah berkonstruksi kayu milik Basirun (52), di Desa Juli Cot Meurak Timue, Kecamatan Juli, Bireuen, Rabu (3/12) sekira pukul 18.00 WIB terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran menjelang magrib itu, namun rumah dan isinya ludes dilahap si jago merah.

Informasi yang dihimpun Prohaba di lokasi kejadian menyebutkan, saat kejadian, Basirun yang juga salah seorang kepala sekolah (Kepsek) di Blang Mangat Lhokseumawe, belum pulang ke rumah.

Di rumah hanya ada istrinya Suparia (45), bersama dua anaknya Zulfan Efendi (20) dan Dara Umera (17). Istri dan anak-anak Basirun spontan panik ketika melihat api sudah membubung dari loteng salah satu kamar rumah keluarga tersebut.

Sangking paniknya, istri Basirun bersama dua buah hatinya langsung berlarian keluar, dan meminta tolong kepada tetangga sekitar sembari menjerit histeris. Bahkan sang istri sempat jatuh pingsan simpan beberapa saat.

Jeritan histeris keluarga korban membuat warga lain segera merubung ke lokasi, namun kala itu api mulai membubung tinggi. Karena selain rumah berkontruksi kayu, saat kejadian sedang terjadi angin yang membuat api makin cepat marak.

Dalam waktu beberapa menit, rumah tersebut hangus terbakar. Petugas pemadam kebakaran bersama warga yang tiba di lokasi hanya berusaha memadamkan bara api sisa rumah yang jadi puing. Armada pemadam juga berhasil melokalisir api, hingga tak merembet membakar bangunan lain.

Namun sebuah rumah tetangga Basirun, milik Tgk M Yunus bagian lotengnya juga ikut terbakar. Syukur pemadam cepat tiba sehigga rumah M Yunus dapat diselamatkan.

Paska kejadian itu warga dari berbagai penjuru memadati lokasi kejadian. Sehingga mengganggu petugas pemadam kebakaran. Tapi setelah ditertibkan, warga pun membubarkan diri. Menurut putra Basirun, Zulfan Efendi, api diduga berasal dari loteng yang diduga konslet listrik atau arus pendek. 

Akibat musibah kebakaran itu, Basirun bersama istri dan anak-anaknya saat ini ditampung di rumah tetangga dan rumah keluarganya di desa setempat. semua pakaian, perabotan dan barang elektronik habis terbakar, yang tersisa hanya pakaian di badan mereka.(c38)


Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site