ProHaba.co Mobile
home / nanggroe / pidie

Jambret Sambar Dompet di Bagasi Vario

Minggu, 2 November 2014 16:09 WIB
* Uang Rp 3 juta, Emas 3 Manyam dan Dua Hp Lewong
* Di Lhokseumawe Korban Terjungkal ke Aspal

SIGLI - Aksi copet di jalan raya makin meresahkan saja. Para pelaku yang umumnya usia muda melihat peluang kriminal jalanan itu seperti makin empuk. Tercatat, Jumat (31/10), di lokasi berbeda--Pidie dan Lhokseumawe--aksi copet menimpa dua orang wanita pengendara sepmor. Di Pidie, pencari makan haram jalanan itu menyambar satu buah dompet, sedangkan di Lhokseumawe, seorang wanita terjungkal ke aspal saat berusaha mempertahankan tasnya dari hentakan begundal jalanan.

Dari Pidie dilaporkan, Ny Herawati (29) asal Gampong Mesjid Baro Bluek, Kecamatan Indrajaya, jadi korban jambret di jalan nasional, tepatnya di Bambi Balee On, Kecamatan Peukan Baro, Jumat (31/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Dua orang lelaki muda menggunakan sepeda motor (sepmor) jenis beat tanpa nomor polisi dan memakai helm full face, menyambar dompet yang diletakkan korban di bagasi sepmor vario miliknya.

Saat itu, Herawati hendak pergi ke Sigli bersama anak dan adiknya dengan mengendarai sepmor jenis Vario. Akibat insiden itu uang hampir Rp 3 juta, emas 3 mayam serta dua unit hp (Nokia E63 dan BlackBerry) harus berpindah tangan. Barang-barang berharga milik Herawati itu disimpan di dalam dompet yang diletakkan di bagasi depan sepmor.

Herawati kepada Prohaba, Sabtu (1/11) mengatakan, dirinya tidak mengetahui jika satu sempor membututinya dari arah belakang sejak dari pasar Caleue. Sesampai di Bambi Balee On dalam suasana sepi, dua pemuda mengendarai Beat mendempet sepmor Herawati. Dengan gerak cepat salah satu dari pemuda itu mengambil paksa dompet di bagasi depan sepmor milik Herawati. 

Saat dombet diambil, kata Herawati, sepmornya nyaris jatuh. Herawati sempat meminta tolong pada warga yang melintas, salah seorang berusaha mengejar kedua jambret tersebut, tapi sepmor penjambret berhasil kabur lebih dahulu dan hilang dari pandangan mata. 

Kapolres Pidie, AKBP Sunarya SIK, yang dihubungi, Prohaba, kemarin, menjelaskan, ia akan melakukan pengecekan ke jajaran Polsek, terkait aksi jambret yang menimpa ibu rumah tangga asal Bluek itu. “Kami mengingatkan kepada warga, agar tidak membawa barang berharga di dalam dompet saat berpergian karena rawan terjadinya aksi pencopetan. Kami akan memburu pelaku,” kata Kapolres Sunarya.

Sementara dari Lhokseumawe dilaporkan, wanita muda Nanda Mulyani (24) warga Batuphat Barat, Kecamatan Muara Dua, Lhokseumawe terpaksa dilarikan ke rumah sakit, sejenak terjungkal ke jalan saat mencoba mempertahankan tas miliknya dari hentakan penjambret.

Insiden itu terjadi saat korban melintas Jalan Medan-Banda Aceh di Gampong Panggoi Lhokseumawe, Jumat (31/10) pukul 23.25 WIB menjelang tengah malam.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Rahmat, seorang saksi mata di lokasi kejadian, saat itu korban sedang dalam perjalanan dari arah kota untuk pulang ke rumahnya. Korban ternyata sudah di ikuti oleh pelaku sejak awal sehingga saat tiba di Panggoi, karena lokasi  yang berjarak tidak jauh dari Kantor Biro Serambi tersebut sepi, pelaku langsung berusaha merampas tas korban.

Saat itu korban berusaha mempertahankan tasnya, namun karena kendaraan korban sedang melaju korban tidak mampu menahan keseimbangan sepeda motornya sehingga korban terjatuh membentur aspal. Kepala korban mengeluarkan banyak darah. Melihat korban terjatuh pelaku yang berjumlah dua orang itu langsung melarikan diri.

Warga setempat langsung melarikan korban ke Puskesmas Muara Satu untuk perawatan terhadap luka yang dialaminya.(naz/mr)



Editor : bakri
Share on Facebook
Terkait
PROHABA.co Network

Kembali ke Home
Full Site